Banjir di Pasaman Barat

Banjir di Ujung Tanjung Pasaman Barat Sebabkan Kemacetan Panjang

Kemacetan panjang terjadi di Jalan Lintas Ujung Gading - Simpang Empat, tepatnya di Ujung Tanjung, Nagari Ranah Salido,

|
Penulis: Ahmad Romi | Editor: Rahmadi
Ist
Kemacetan panjang akibat banjir di Ujung Tanjung Jorong Ranah Salido, Nagari Salido Saroha, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, Minggu (22/4/2024). 

TRIBUNPADANG.COM, PASAMAN BARAT - Kemacetan panjang terjadi di Jalan Lintas Ujung Gading - Simpang Empat, tepatnya di Ujung Tanjung Jorong Ranah Salido, Nagari Salido Saroha, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat akibat banjir yang terjadi di daerah itu, Senin (22/4/2024) sore.

Hujan yang terjadi sejak pukul 16.15 WIB membuat sungai di daerah itu meluap ke jalan dan pemukiman penduduk setempat.

“Memang tidak bisa dilewati, tadi ada ambulans yang memang memaksa lewat, kalau kendaraan lainnya tidak bisa,” kata warga setempat, Hendra Wahyu Utama kepada TribunPadang.com melalui telepon selularnya.

Ia mengatakan, panjangnya antrian kendaraan yang terjebak macet diperkirakan sepanjang satu kilometer dari dua arah.

“Namun saat ini personel kepolisian dari Satuan Lalulintas dan Polsek Lembah Melintang sudah ada di lokasi,” pungkasnya.

Baca juga: 500 Paket Sekolah Disalurkan Bantu Siswa SD di Nagari Langgai Pesisir Selatan Korban Banjir

Sebelumnya diberitakan, hujan yang terjadi sejak pukul 16.15 WIB di Kabupaten Pasaman Barat mengakibatkan banjir di beberapa wilayah. 

Salah satunya di Ujung Tanjung Jorong Ranah Salido, Nagari Salido Saroha, Kecamatan Lembah Melintang.

Salah seorang warga setempat, Hendra Wahyu Utama kepada TribunPadang.com mengatakan ketinggian air saat ini sudah melebihi lutut orang dewasa.

“Ketinggian air terus bertambah sehingga sudah masuk ke rumah warga disini dan kendaraan juga tidak bisa melewati akses jalan,” katanya saat dihubungi melalui telepon selularnya, Senin (22/4/2024) sore.

Banjir ini sebutnya berasal dari sungai yang meluap akibat pendangkalan yang terjadi pada sungai di daerah itu.

“Sedikitnya sudah ada sekitar 20 unit rumah warga yang terdampak banjir ini dan ketinggian air masih terus bertambah namun hujan sudah mulai reda,” ucapnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved