Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi
Sempat Terputus Akibat Banjir Lahar Dingin, Akses Jalan Padang Panjang-Bukittinggi Kembali Normal
Akses jalan Padang Panjang-Bukittinggi yang sempat terputus akibat banjir lahar dingin Gunung Marapi di Jorong Koto Nan Gadang Nagari Aie Angek Kecama
Penulis: Mona TR | Editor: Mona Triana
TRIBUNPADANG.COM - Akses jalan Padang Panjang-Bukittinggi yang sempat terputus akibat banjir lahar dingin Gunung Marapi di Jorong Koto Nan Gadang Nagari Aie Angek Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, telah kembali normal.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, akses jalan tersebut mulai bisa dilalui kendaraan setelah petugas gabungan dan warga setempat bahu-membahu membersihkan material lahar dingin yang menutupi badan jalan.
Meskipun akses jalan telah kembali normal, pengendara diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintasi kawasan tersebut. Pasalnya, jalan masih licin akibat endapan tanah yang terbawa oleh banjir lahar dingin.
Sebelumnya diberitakan Personel Satlantas Polres Padang Panjang Brigadir Hary Eko melaporkan untuk kawasan Aia Angek X Koto tidak bisa dilewati kendaraan karena ada banjir lahar dingin.
"Dihimbau kepada pengemudi diharapkan untuk mencari jalan alternatif dari arah Bukittinggi ataupun arah Padang Panjang," ucapnya.
Baca juga: Banjir Bandang di Bukik Batabuah Agam Disebabkan Tersumbatnya Aliran Sungai di Jembatan
Bukik Batabuah Kabupaten Agam Diterjang Banjir Bandang Lahar Dingin
Beredar video di media sosial memperlihatkan banjir bandang lahar dingin Gunung Marapi menerjang Bukik Batabuah, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Jumat (5/4/2024) sore.
Bencana ini merendam sejumlah rumah warga dan menutupi jalanan dengan lumpur, bahkan menyeret beberapa kendaraan.
Berdasarkan video yang beredar, terlihat arus banjir bandang cukup deras dengan air berwarna coklat pekat.
Banjir ini mengakibatkan lumpuhnya akses lalu lintas, termasuk akses dari Padang Panjang menuju Bukittinggi dan sebaliknya.
Menurut informasi, banjir bandang datang secara tiba-tiba sekitar pukul 16.00 WIB. Hujan deras sebelumnya mengguyur daerah Agam dan Tanah Datar, yang diduga menjadi penyebab terjadinya lahar dingin.
Baca juga: Warga Nagari Bukik Batabuah Berhamburan Keluar karena Dilanda Banjir Bandang Lahar Dingin Marapi
Pasca banjir bandang yang terjadi di kawasan Nagari Bukik Batabuah, Kabupaten Agam, gabungan dari Polisi, TNI, BPBD dan stakeholder terkait melakukan pembersihan material yang menumpuk.
Pantauan TribunPadang.com di lapangan, material banjir terdiri dari aliran air lahar dingin yang bercampur dengan rumput dan kayu.
Hingga pukul 17.30 WIB, banjir lahar dingin masih tinggi dan menggenangi akses jalan utama hingga menyebabkan arus lalu lintas terputus karena derasnya dan tingginya aliran banjir.
Diki, salah seorang warga mengatakan banjir bandang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.
| Pemkab Agam Usulkan Ratusan Bantuan Rumah bagi Korban Banjir Lahar Dingin, Pembangunan Bertahap |
|
|---|
| BPBD Agam: Bantuan Rehab Rumah untuk Korban Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi Sumbar dalam Proses |
|
|---|
| 5 Bulan Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi Sumbar Berlalu, Bantuan dari Presiden Tak Kunjung Cair |
|
|---|
| Pasca Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi, Ombudsman: Korban Tagih Janji-Janji Pemerintah |
|
|---|
| Mulai Bisa Dilalui 21 Juli, Perbaikan Jalan Padang-Bukittinggi Lembah Anai Baru 40 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Sempat-Terputus-Akses-Lalu-Lintas-di-Nagari-Aia-Angek-X-Koto-Sudah-Kembali-Normal.jpg)