Kota Bukittinggi
Baznas RI Turun Tangan Soal Wajah Erman Safar di Bungkus Bantuan Beras, Muslimah: Sudah Clear
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bukittinggi mengatakan permasalahan bantuan beras 'Bang Wako Peduli' sudah di selesaikan hingga ke pusat.
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Fuadi Zikri
TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bukittinggi mengatakan permasalahan bantuan beras 'Bang Wako Peduli' sudah di selesaikan hingga ke pusat.
Plt. Baznas Bukittinggi, Muslimah mengatakan sudah mengkonfirmasi alasan dicantumkannya wajah Walikota Erman Safar di bungkus bantuan beras.
"Benar, kemarin pengurus pusat ada meminta klarifikasi kepada kami dan sudah kami sampaikan," ujarnya, Selasa (19/3/2024).
"Kita sudah sampaikan bahwa ini murni bantuan bagi masyarakat tanpa adanya embel-embel yang lain, murni karena sinergi kita dengan pemerintah, karena Baznas dengan pemerintah tidak terpisahkan," sambungnya.
Muslimah mengatakan kepedulian Pemko Bukittinggi kepada Baznas sangatlah tinggi. Salah satu contohnya yaitu pemberian dana hibah yang cukup besar kepada Baznas untuk memberikan bantuan kepada umat yang berhak.
"Untuk permasalahan dengan pusat sudah clear, kita menyalurkan sesuai aturan dan syariat yang berlaku," katanya.
Muslimah mengatakan untuk selanjutnya, pihaknya akan membicarakan kembali terkait pemasangan wajah Kepala Daerah di bantuan yang diberikan.
Baca juga: Klarifikasi Baznas Bukittinggi Soal Bantuan Beras Berlogo Bang Wako, Akui Inisiatif Sendiri
"Karena ini beritanya simpang siur, jadi mungkin untuk ke depannya kita akan membicarakan kembali terkait pemasangan wajah Kepala Daerah ini," pungkasnya.
Inisiatif Pasang Wajah Wali Kota
Sebelumnya Muslimah mengatakan, pemberian bantuan beras tersebut tidak ada unsur politik. Ia mengatakan pemasangan wajah Wako Erman Safar murni inisiatif dari Baznas Bukittinggi sebagai bentuk sinergi pihaknya dengan Pemko Bukittinggi.
"Pencantuman nama dan foto Wali Kota Bukittinggi Erman Safar merupakan inisiatif dari Baznas, dan ini telah kita lakukan sejak Wali Kota Bukittinggi di SK kan sebagai Wali Kota. Foto beliau disana sebagai Kepala Daerah dan juga mewakili seluruh Kepala SKPD, bukan sebagai Caleg atau apapun, tapi murni sebagai kepala daerah," jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa 98 persen dari dana yang dikelola oleh Baznas Bukittinggi merupakan zakat dari ASN Pemko Bukittinggi.
"Jadi sejak Wali Kota sekarang, semua ASN di lingkungan Pemko Bukittinggi itu diwajibkan untuk membayar zakat dari potongan gaji sekitar 2,5 persen, jadi dana itulah yang masuk ke Baznas," jelasnya.
"Melalui berbagai pendekatan, Wako telah mendorong penyaluran zakat ASN Pemko Bukittinggi melalui Baznas. Selain itu ada banyak sinergi Baznas dan Pemko yang telah berjalan. Berbagai bentuk sinergi ini diakui secara nasional dan Wako Mendapat Penghargaan Baznas award sebagai Wako yang peduli dengan pengelolaan zakat," ujar Muslimah.
"Selain itu, banyak juga dana hibah yang diberikan oleh Pemko kepada Baznas, tahun kemarin saja kita menerima sekitar Rp1,5 Miliyar, dan insya Allah tahun ini akan menerima Rp1,3 Miliyar dana hibah," sambungnya.
Muslimah menegaskan tidak ada campur tangan pihak lain dalam pengelolaan zakat, baik dalam pengemasan, penyajian dan penyaluran serta dalam hal pengambilan keputusan siapa yang berhak menerima zakat.
| Korban Kecelakaan Bukittinggi 2025 Capai Ratusan Orang, Kerugian Tembus Rp442 Juta |
|
|---|
| Kriminalitas Bukittinggi Naik Sepanjang 2025, Kasus Kekerasan dan Narkoba Mendominasi |
|
|---|
| 3.500 Pelari Padati Minang Geopark Run 2025, Usung Tema 'Sumbar Bangkit' |
|
|---|
| Wako Bukittinggi Resmikan Kantor Baru BPRS Jam Gadang, Dorong Layanan Nasabah Ditingkatkan |
|
|---|
| MTQ Nasional Tingkat Sumbar Berakhir, Tuan Rumah Bukittinggi Finis Tiga Besar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Plt-Baznas-Bukittinggi-Muslimah-saat-di-wawancarai-di-ruangannya.jpg)