Longsor di Lima Puluh Kota
Jalur Sumbar-Riau di Pangkalan Kembali Normal, Pengendara Bisa Lewat Dua Jalur Usai Longsor
Arus lalu lintas di kawasan Jalan Lintas Sumbar–Riau, tepatnya di Jorong Polong Duo, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, sudah kembali normal
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rahmadi
Ringkasan Berita:
- Jalur Sumbar–Riau di Pangkalan Koto Baru sempat lumpuh akibat longsor dan pohon tumbang
- Material longsor menutup jalan utama penghubung Sumbar dan Riau sejak pagi hari
- Polisi turun langsung mengatur arus dan menerapkan sistem buka tutup
- Pembersihan dilakukan dengan alat berat di tengah hujan yang masih turun
- Siang hari, jalur akhirnya kembali normal dan bisa dilewati dua arah
TRIBUNPADANG.COM, LIMA PULUH KOTA - Arus lalu lintas di kawasan Jalan Lintas Sumbar–Riau, tepatnya di Jorong Polong Duo, Kenagarian Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar), sudah kembali normal usai terhalang material longsor, Kamis (8/1/2026).
Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Lima Puluh Kota, Ipda Yuza Prima mengatakan bahwa sekitar pukul 12.30 WIB arus lalu lintas sudah bisa dilewati dua jalur setelah material longsor dibersihkan.
"Pada hari ini dapat kita laporkan sekira pukul 12.30 WIB untuk arus Sumbar - Riau tepatnya di Kenagarian Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota yang tadi sempat terputus sedikit karena terhalang material longsor pada saat ini sudah bisa dilalui dua jalur," katanya.
Ia juga menghimbau pengendara tetap berhati-hati karena kondisi cuaca yang masih hujan.
"Kami juga menghimbau kepada para pengendara untuk tetap berhati-hati dalam mengemudikan kendaraan, serta jikalau cuaca tidak memungkinkan jangan memaksakan untuk berkendara, silahkan mencari tempat yang lebih aman untuk beristirahat," pungkasnya.
Baca juga: Ongkos Mobil Travel dan Tiket Pesawat Picu Kenaikan Harga di Kota Padang Akhir 2025
Sebelumnya diberitakan bencana tanah longsor yang disertai pohon tumbang terjadi di kawasan Jalan Lintas Sumbar–Riau, tepatnya di Jorong Polong Duo, Kenagarian Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (8/1/2026).
Peristiwa tersebut menyebabkan terganggunya arus lalu lintas pada salah satu jalur utama penghubung antara Provinsi Sumatera Barat dan Riau.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, longsor terjadi akibat tingginya curah hujan yang disertai angin kencang di wilayah tersebut.
Kondisi cuaca yang kurang bersahabat tersebut mengakibatkan material tanah longsor dan pohon tumbang menutup badan jalan, sehingga kendaraan tidak dapat melintas dan akses lalu lintas sempat terhenti.
Kasat Lantas Polres Lima Puluh Kota, Iptu Zarwiko Irzal, membenarkan terjadinya bencana alam tersebut.
Baca juga: Persiapan Putaran Kedua, Semen Padang FC Datangkan Kazaki Nakagawa sebagai Motor Serangan
Ia mengatakan pihak kepolisian menerima laporan kejadian tanah longsor dan pohon tumbang sekitar pukul 07.30 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Sat Lantas Polres Lima Puluh Kota langsung dikerahkan ke lokasi kejadian.
“Benar ada longsor di daerah Pangkalan, personel Sat Lantas Polres Lima Puluh Kota sudah kita arahkan ke lokasi untuk melaksanakan pengaturan arus lalu lintas untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan di tempat kejadian perkara longsor dan pohon tumbang,” kata Zarwiko saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, sasaran kegiatan pengamanan dan pengaturan lalu lintas difokuskan pada lokasi longsor dan pohon tumbang yang menutup jalan.
| Longsor Ganggu Jalur Sumbar–Riau di Pangkalan Koto Baru, Arus Lalin Buka Tutup |
|
|---|
| Longsor di Pangkalan Lima Puluh Kota, Lalu Lintas Sumbar-Riau Tersendat |
|
|---|
| Longsor di Kelok 9 Lima Puluh Kota, Sebagian Ruas Jalan Sumbar-Riau Tertimbun, Lalin Buka Tutup |
|
|---|
| Sempat Terhambat Tanah Longsor, Akses Sumbar-Riau di Pangkalan Lima Puluh Kota Kembali Normal |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Longsor Lagi di Pangkalan Lima Puluh Kota, Lalu Lintas Sumbar-Riau Lumpuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/TANAH-LONGSOR-Petugas-dari-Sadlu-lindpohon-tumbang.jpg)