Pedagang Emas Ditembak Perampok
Operasi Keluarkan Peluru, Pegadang Emas Korban Perampokan di Padang Pariaman Dirujuk ke Padang
Pedagang emas korban Perampokan di Sungai Geringging, Padang Pariaman, Sumatera Barat yang mengalami luka tembak,
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rahmadi
TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN - Pedagang emas korban Perampokan di Sungai Geringging, Padang Pariaman yang mengalami luka tembak dirujuk ke RSUP Dr M Djamil Kota Padang, Selasa (23/1/2024).
Kasat Reskrim Polres Pariaman AKP Muhamad Arvi, mengatakan, korban dirujuk setelah mendapat perawatan di RSUD Pariaman.
"Rencananya hari ini peluru akan dikeluarkan di sana," ujar Kasat.
Kasat menerangkan korban berinisial IF (42), mengalami satu luka tembak dari dua kali penembakan yang dilakukan perampok tersebut.
Lebih lanjut Kasat menyebut, akibat kejadian ini korban menderita kerugian sebesar ratusan ribu dan satu unit telepon raib.
Sedangkan pelaku sampai saat ini masih dalam pencarian, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda Sumbar.
Baca juga: Polresta Bukittinggi Tangani 2 Kasus Perampokan Bersenjata Sebulan Terakhir
Kronologi Perampokan
Kasat Reskrim Polres Pariaman membeberkan kronologi warga Sungai Geringging korban perampokan bersenjata api yang dipepet saat pulang berjualan emas, Senin (22/1/2024).
Kasat Reskrim AKP Muhamad Arvi menyebut korban berinisial IF (45), dirampok saat dalam perjalanan pulang ke rumahnya sekira pukul 18.45 WIB.
"Korban ini pulang menggunakan kendaraan roda dua bersama istrinya, saat dalam perjalanan, datang dua orang tidak dikenal," ujar Kasat, Selasa (23/1/2024).
Kedua pelaku tersebut membuntuti korban dari belakang hingga akhirnya memepet dan menghentikan laju kendaraan korban.
Saat sudah berhenti, tas milik korban direnggut paksa oleh pelaku, tapi korban melawan.
Akibatnya satu dari dua tembakan senjata api milik pelaku bersarang diperut korban hingga menembus pahanya.
Baca juga: Polresta Bukittinggi Tangani 2 Kasus Perampokan Bersenjata Sebulan Terakhir
Mendapati tembakan tersebut korban lari ke dalam semak, sedangkan Istrinya masih berada di sekitar kendaraan roda dua.
"Akhirnya pelaku mengambil paksa tas milik istri korban dan meninggalkan mereka," ujar AKP Muhamad Arvi.
Tas tersebut berisikan uang sebesar Rp500 ribu dan telepon genggam.
Akibat dari kejadian ini IF harus menjalani perawatan di RSUD Pariaman, sedangkan pelaku masih dalam pencarian.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.