Longsor di Solok Selatan

2 Hari Pencarian, Warga Solok Selatan Korban Longsor Berhasil Ditemukan Kondisi Meninggal

Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, warga yang hilang tertimbun longsor berhasil ditemukan dengan kondisi meninggal dunia

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Rahmadi
Dok. SAR Padang
Proses evakuasi korban tertimbun longsor di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Rabu (3/1/2024). 

TRIBUNPADANG.COM, SOLOK SELATAN - Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, warga yang hilang tertimbun longsor berhasil ditemukan dengan kondisi meninggal dunia di Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (3/1/2024).

Korban diketahui tertimbun longsor tepatnya di Jorong Balun, Nagari Pakan Rabaa Tengah, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Kabupaten Solok Selatan, pada Senin (1/1/2023).

Namun, kejadian ini dilaporkan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang pada Selasa (2/1/2024).

Selanjutnya dikerahkan sebanyak lima petugas dari Unit Siaga SAR Solok Selatan untuk membantu ke lokasi kejadian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang Abdul Malik, mengatakan bahwa pada pencarian hari ke-2 ini, korban sudah berhasil ditemukan.

Baca juga: Longsor Dua Titik di Agam: Timpa Dapur Rumah dan Hambat Akses Jalan

"Korban bernama Ambri (56) yang merupakan seorang petani sudah berhasil ditemukan dengan kondisi meninggal dunia," kata Abdul Malik.

Ia menyebutkan korban berhasil ditemukan dengan kondisi meninggal dunia pada pukul 15.55 WIB.

Selanjutnya, secara bersama-sama korban dievakuasi ke rumah duka melalui jalur darat atau jalan kaki.

Pada pukul 17.30 WIB, tim telah berhasil mengevakuasi korban ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Abdul Malik mengatakan proses pencarian terhadap korban dimulai sejak pukul 07.00 WIB.

Baca juga: Akses Jalan dan Rumah Warga Rusak Akibat Longsor dan Banjir di Tanjung Gadang Sijunjung

"Tim gabungan bergerak dari posko ke lokasi kejadian dengan jalan kaki selama 3,5 jam," kata Abdul Malik.

Selanjutnya, petugas melakukan pencarian korban secara manual di area longsoran.

Pencarian ini dibantu oleh Kantor SAR Padang, Unit Siaga SAR Solok Selatan, TNI, Polri, perangkat pemerintah, dan masyarakat setempat.

"Dikarenakan korban sudah ditemukan, dan Operasi SAR diusulkan untuk ditutup. Kepada semua unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing," pungkasnya. (TribunPadang.com/Rezi Azwar)

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved