Lirik Sholawat

Lirik Sholawat Bani Hasyim Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Terjemahan

Berikut lirik sholawat Bani Hasyim lengkap tulisan Arab, latin, dan terjemahan.

Editor: Rizka Desri Yusfita
Grafis Tribunnews
Berikut lirik sholawat Bani Hasyim lengkap tulisan Arab, latin, dan terjemahan. 

TRIBUNPADANG.COM - Berikut lirik sholawat Bani Hasyim lengkap tulisan Arab, latin, dan terjemahan.

[Arab]

اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى النَّبِيِّ الْهَـاشِمِيِّ مُحَمَّدٍ وَّعَلَى الِه وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا

[Latin]

Allahumma shalli ‘alán-nabiyil Håsyimiyyi Muhammadin wa’ala alihi wa sallim tasliman

[Terjemahan]

“Ya Allah, berikanlah rahmat serta salam kepada seorang nabi keturunan Bangsawan Hasyim, yakni Muhammad beserta keluarganya, semogalah tetap selamat dan sejahtera.”

Dilansir Tribun Sumsel, Wakil Talqin TQN PP. Suryalaya K.H. Drs. Otong Sidiq Djajawisastra sekaligus Ahli Sejarah asal Kab. Ciamis (wafat pada Kamis, 25 Maret 2010 M silam) yang diceritakan kembali oleh Abah Siroj yang juga seorang Wakil Talqin TQN PP. Suryalaya, bahwasanya diceritakan:

Waktu itu, Abah sepuh (Syekh Abdullah Mubarok bin Nur Muhammad ra, ayahanda Abah Anom ra) mendapat tugas dari gurunya Mama Agung Syekh Tolhah Kalisapu Cirebon untuk bertabaruk belajar shalawat Bani Hasyim kepada ahlinya yaitu Syekh Kholil Bangkalan Madura.

Abah Sepuh harus berjalan kaki dari Cirebon ke Madura bersama 11 orang murid-murid Syekh Tolhah lainnya.

Jadi semuanya berjumlah 12 orang. Singkat cerita, sampailah mereka ke Alas Roban (hutan yang sangat lebat berada antara Pekalongan dan Kendal), waktunya bertepatan saat Maghrib.

Lalu, ke 12 orang itu semua memasuki masjid yang saat itu ada orang tua yang sudah berdiri menjadi imam.

Orangtua itu lantas membaca niat dengan bacaan, ‘Usholli fardhal maghribi, pitik ireng, pitik putih, wedus gembel, menda, kebo, pada melebu kabeh'.

Maring kandenge, Allahu Akbar’ (Niat saya shalat maghrib, ayam hitam, ayam putih, kambing, domba, kerbau semuanya masuk ke dalam kandangnya masing-masing, Allahu Akbar).

Spontan, seluruh rombongan kecuali Abah Sepuh membubarkan diri dari barisan jama’ah salat Maghrib begitu mendengar imam membacakan hal itu dan setelah seorang demi seorang mereka kembali lagi ke Cirebon.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved