Bacaan Doa

Doa Pengundang Rezeki, Benarkah Dibaca 1.000 Kali Sehari? Begini Cara Mengamalkan Ayat Seribu Dinar

Tanpa harus membaca ayat seribu dinar dengan tata cara tertentu atau hitungan tertentu, ia akan mendapat jalan keluar dengan syarat bertakwa.

Penulis: Nika Afrilia | Editor: Nika Afrilia
freepik/jcomp
Ayat Seribu Dinar dikenal mempunyai khasiat membawa keberkahan dan kekayaan bagi yang mengamalkannya. Ayat ini diyakini dapat mendatangkan rezeki dari Allah SWT. 

Melansir dari kanal Youtube Kuliah Ilmu, Ustadz Ahmad Rizam Al Ghazali mengatakan pembacaan ayat seribu dinar tidak bergantung pada jumlah yang dibacakan tetapi pada akidah seorang hamba.

Dalam surat At Talaq ayat 2 disebutkan ""Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar", ayat ini merujuk pada hamba yang bertakwa pada Allah SWT.

Maksudnya, pengamalan ayat seribu dinar tidak hanya sebatas dibaca tetapi juga disertai dngan ketaqwaan seperti menunaikan ibadah sunnah, memperbanyak sedekah, dan memperbanyak dzikir.

Maka, tanpa harus seseorang membacanya dengan tata cara tertentu atau hitungan tertentu, ia akan mendapat jalan keluar dengan syarat bertakwa kepada Allah dan beramal saleh.

Dalam Tafsir Al Jalalain disebutkan mengenai maksud surat Ath Thalaq ayat 2 dan 3 bahwa siapa yang bertakwa pada Allah, maka Allah akan angkat kesulitan dalam urusan dunia dan akhiratnya, juga akan diberi rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka.

Baca juga: Bacaan Ayat Seribu Dinar Lengkap Terjemahan, Amalan Pengundang Rezeki dari Arah Tak Terduga

Lalu siapa yang bertawakkal pada Allah dalam setiap urusannya, maka Allah akan memberikan kecukupan padanya. Allah yang akan memudahkan urusan tersebut. Karena di tangan Allah-lah suatu urusan menjadi gampang ataukah sulit.

Dari ‘Umar bin Khottob, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَوْ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَوَكَّلُونَ عَلَى اللَّهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ لَرُزِقْتُمْ كَمَا تُرْزَقُ الطَّيْرُ تَغْدُو خِمَاصًا وَتَرُوحُ بِطَانًا

“Seandainya kalian benar-benar bertawakkal pada Allah, tentu kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Ia pergi di pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali di sore hari dalam keadaan kenyang.” (HR. Tirmidzi no. 2344. Abu ‘Isa Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih).

Hadits di atas sekaligus menunjukkan bahwa yang disebut tawakkal berarti melakukan usaha, bukan hanya sekedar menyandarkan hati pada Allah.

Karena burung saja pergi di pagi hari untuk mengais rezeki. Maka manusia yang berakal tentu melakukan usaha, bukan hanya bertopang dagu menunggu rezeki turun dari langit.

Disimpulkan, pengamalan ayat seribu dinar dapat dilakukan dengan membaca ayat ini disertai dengan ibadah-ibadah lain serta diiringi dengan usaha.

Terdapat beberapa waktu yang dapat dipilih guna mengamalkannya. Bisa dibaca setiap hari setelah salat Subuh atau salat Maghrib.

Baca juga: Bacaan Doa Keselamatan Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Terjemahan

Selain waktu-waktu di atas, saat sepertiga malam setelah sholat hajat atau tahajud juga merupakan waktu mustajab dalam cara mengamalkan ayat seribu dinar.

Bacaan Ayat Seribu Dinar

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved