Arti Kata
Makna Kata Body Shaming, Jenis-jenisnya Beserta Dampak Buruk yang Ditimbulkan
Aksi body shaming sering terjadi di kehidupan sehari-hari. Bahkan banyak publik figur mengalami hal ini.
1. Berat badan
Biasanya banyak yang memperbincangkan tentang hal tersebut, ada yang terlalu kurus atau gemuk.
Alasan utama seseorang mengalami body shaming adalah karena berat badan mereka, seseorang mungkin merasa malu karena bentuk tubuh mereka terlalu gemuk atau kurus.
Melakukan body shaming tentang berat badan yang terlalu gemuk/besar dinamakan fat shaming.
Sementara itu, orang yang melakukan body shaming kepada seseorang dengan badan yang kurus/kecil dinamakan skinny shaming.
2. Warna kulit
Sering sekali warna kulit menjadi perbincangan orang-orang. Di Indonesia, standar kecantikan itu berkulit putih, maka dari itu banyak orang yang memaksakan diri mengubah warna kulitnya agar dianggap cantik.
Untuk seseorang yang berkulit coklat biasanya sering menjumpai body shaming, seperti “Gosong banget”, “Ih kulitnya kelihatan dekil”, dan lain-lain.
3. Wajah
Seorang mungkin pernah mendapat komentar body shaming tentang wajah. Body shaming wajah dianggap sepele seperti, hidung pesek, pipi tembam, mata yang tidak simetris, hingga kulit berjerawat.
Standar wajah cantik atau tampan itu memiliki wajah yang sempurna seperti, hidung mancung, pipi tidak tembam, mata simetris, hingga kulit mulus.
Sebenarnya, tidak ada bentuk wajah yang baik dan buruk karena bentuk wajah tersebut memiliki makna dan fungsi masing-masing.
Nah Sahabat Sonora, body shaming harus dihentikan dari sekarang. Tidak ada bentuk tubuh yang sama pada setiap orang.
Kecantikan seharusnya tidak dipandang dari bentuk fisik, melainkan dari kepribadian seseorang.
Baca juga: Arti Kata My Crush dalam Bahasa Gaul, Merujuk pada Ketertarikan Romantis
Dampak buruk body shaming pada kesehatan mental
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Ilustrasi-body-shaming-S.jpg)