Kabupaten Agam

Endapan Sulfur di Dasar Danau Maninjau Kembali Naik Akibat Perubahan Cuaca

Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam Rosva Deswira mengatakan, warna hijau ini terlihat hampir di seluruh permukaan danau.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rahmadi
Istimewa
Pemilik keramba di sekitar Danau Maninjau saat memindahkan bibit ikannya ke kolam darurat di daratan. Hal itu dilakukan karena belerang kembali naik ke permukaan danau, Senin (27/2/2023). 

TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Agam memberi penjelasan terkait fenomena belerang kembali naik ke permukaan di Danau Maninjau.

Pihak dinas mengkonfirmasi bahwa endapan sulfur di dasar Danau Maninjau kembali naik.

Kenaikan endapan sulfur sudah terjadi pada dua hari belakang, akibatnya warna air permukaan danau menjadi hijau.

Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam Rosva Deswira mengatakan, warna hijau ini terlihat hampir di seluruh permukaan danau.

"Naiknya endapan sulfur ini terjadi karena perubahan cuaca di sekitar kawasan danau," terangnya.

Baca juga: Ikut Terseret Kasus Narkoba, AKBP Dody Prawiranegara Ngaku Ikhlas Maafkan Irjen Teddy Minahasa

Akibat dari naiknya endapan sulfur ini, Rosva mengaku pihaknya belum mendapat laporan adanya ikan yang mati dari pembudidaya.

"Sampai sore kemarin (Senin), belum ada kami dapat informasi ikan mati, tapi akan tetap kami lakukan pengecekan di lapangan," terangnya.

Sebelumnya diberitakan, fenomena belerang naik ke permukaan danau kembali terjadi di Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Belerang yang naik ke permukaan itu, dikonfirmasi terjadi sejak kemarin, Minggu (26/2/2023). Diduga akibat angin yang datang dari arah Bukittinggi dan memengaruhi kondisi cuaca di sekitar Danau Maninjau.

Saat ini, kondisi di Danau Maninjau airnya sudah mulai mengalami perubahan warna menjadi hijau susu, disertai bau belerang yang menyengat.

Baca juga: Bupati Agam Kunjungi Kemenkomarves, Andri Warman: Upayakan, Penyelamatan Danau Maninjau

Danau Maninjau
Danau Maninjau (Indonesia Kaya)

Salah seorang pemilik keramba di Danau Maninjau, Aulia Aqrama (24) mengatakan, naiknya belerang ke permukaan itu menyebabkan dirinya harus evakuasi ikan miliknya.

"Belerang naik ini diketahui warga sejak kemarin. Kapan waktu pertama kali kemunculannya tidak tahu juga. Yang jelas kemarin warna dari danau sudah berubah kehijau-hijauan," kata pria yang akrab disapa Aulia itu, Senin (27/2/2023).

Aulia menyampaikan, akibat belerang yang naik itu warga yang memiliki keramba di Danau Maninjau segera mengevakuasi ikannya ke kolam cadangan di daratan.

"Ada sekira ratusan pemilik keramba yang ikut evakuasi kemarin, hal itu mereka lakukan karena takut nanti belerang memengaruhi kondisi ikan di karambanya," terang Aulia.

Aulia menyebut, fenomena belerang naik ke permukaan ini diakibatkan faktor cuaca yang tak menentu dan angin kencang di sekitar danau.

Baca juga: Bertambah 53 Ton Lagi, Total 445 Ton Ikan Mati di Danau Maninjau Agam

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved