Sambut Program Visit Beautiful West Sumatera 2023, Wagub Sumbar Minta Pemko Padang Benahi Kota Tua

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy berpesan kepada Pemerintah Kota Padang untuk membenahi kawasan Kota Tua yang ada di Kota Padang, ...

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Fuadi Zikri
TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Gedung Geo Whery dan Co, Bangunan Bergaya Arsitektur Belanda di Kawasan Kota Tua Padang, foto diambil Selasa (25/5/2021). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy berpesan kepada Pemerintah Kota Padang untuk membenahi kawasan Kota Tua yang ada di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Audy Joinaldy menyebutkan Sumatera Barat pada tahun ini menyambut Program Visit Beautiful West Sumatera (VBWS) 2023 atau tahun kunjungan Sumatera Barat 2023.

"Kita berharap Kota Tua di Padang seperti yang ada di Semarang. Kita sudah buat kerangka kerja bersama Luhur Budianda (Kepala Dinas Pariwisata Sumbar)," kata Audy Joinaldy, Rabu (11/1/2023).

Audy Joinaldy berharap kawasan Kota Tua yang ada di Kota Padang harus diberdayakan sehingga dapat menggerakkan ekonomi dan menyerap turis untuk datang seperti yang ada pada kota lainnya di Indonesia.

"Kita kehilangan 4,2 juta turis domestik pada tahun lalu, kita berharap pada tahun ini harus bertumbuh sehingga bisa menggaet 8,2 juta wisatawan ke Sumbar," katanya.

Baca juga: Gedung Peninggalan Era Kolonial di Kota Tua Padang Bakal Disulap Jadi Kafe

Ia mengatakan, satu orang saja yang datang dengan menginap di hotel, beli makanan, hasil UMKM, rendang dan lainnya bisa menghabiskan Rp1 juta rupiah lebih.

"Bayangkan kalau 4,2 juta yang hilang itu sudah banyak yang datang. Oleh karena itu, mari bekerja sama bahu membahu dengan Bapak Walikota, mari benar-benar kita benahi Kota Tua kita," katanya.

Menanggapi Wakil Gubernur Sumatera Barat terkait Kota Tua, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Arfian mengatakan, akan dilakukan perbaikan terhadap Kota Tua Padang.

"Kita akan melakukan event yang cukup besar dan spektakuler pada bulan April, yaitu Festival Muaro Padang. Akan kita coba gelar di kawasan Kota Tua. InsyaAllah akan ada pembenahan Kota Tua," kata Arfian.

Ia akan memulai pembenahan Kota Tua dengan pengecatan ulang yang dibantu oleh Dulux, dalam waktu dekat akan diadakan pembersihan untuk menyambut kegiatan di bulan April menyambut libur lebaran Hari Raya Idul Fitri.

Baca juga: Wisata Sumatera Barat: Mengagumi Bangunan Kuno di Kawasan Kota Tua Padang

"Bangunan yang ada di kawasan Kota Tua ada 40 unit, sedangkan di luar itu ada sebanyak 32 yang tersebar. Kondisinya memang sebagian besar memang tidak terawat lagi, karena memang kebanyakan milik pribadi," katanya.

Arfian menyampaikan kebanyakan pemilik dari bangunan Kota Tua pergi meninggalkan bangunan tersebut setelah pascagempa tahun 2009.

"Kita juga akan berkoordinasi dengan pemilik. Event pada bulan April 2023 kita akan menggelar kegiatan Festival Batang Arau, Festival Bonsai, Festival Selaju Sampan, Festival Marandang," katanya.

Selanjutnya ada kegiatan Padang Fashion Carnaval, dan Bak Cang Lamang Baluo yang merupakan gabungan etnis Tionghoa dan Minangkabau.

"Kesemuanya itu kita fokuskan ke kawasan Kota Tua dan Batang Arau. Berkaca pada tahun sebelumnya, momentum libur lebaran itu ada wisatawan datang 1,3 juta perantau yang pulang kampung," katanya.

Arfian berharap dengan sudah dicabutnya PPKM terkait pandemi adanya 2 juta perantau Minang pulang ke kampung pada saat libur lebaran Idul Fitri pada tahun 2023.

"Kita akan siapkan dananya dari anggaran Pemerintah Daerah dari APBD, dan kita akan rangkul sponsor untuk bisa membantu kegiatan ini," pungkasnya. (TribunPadang.com/Rezi Azwar)

 

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved