Kota Padang

Gedung Peninggalan Era Kolonial di Kota Tua Padang Bakal 'Disulap' Jadi Kafe

Gedung yang didirikan sekitaran tahun 1926 ini berada di kawasan Kota Tua, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumbar.

Penulis: Nandito Putra | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Nandito Putra
Gedung Geo Wehry & Co, salah satu bangunan peninggalan era kolonial Belanda yang berada di kawasan Kota Tua Padang. Gedung ini sedang diperbaiki dan akan dijadikan cafe. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Gedung bekas kantor perusahaan dagang Belanda, Geo Wehry & Co sedang direnovasi untuk dijadikan kafe.

Gedung yang didirikan sekitaran tahun 1926 ini berada di kawasan Kota Tua, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Gedung tua ini tepatnya berada di samping jembatan Siti Nurbaya.

Kabar akan dijadikannya bangunan tua itu sebagai kafe disebutkan oleh kepala renovasi gedung bernama Joko.

Joko mengatakan, gedung ini telah disewa oleh pihak swasta kepada PT. Perdagangan Indonesia selaku pemilik bangunan.

Bagian dalam Gedung Geo Wehry & Co
Bagian dalam Gedung Geo Wehry & Co, salah satu bangunan peninggalan era kolonial Belanda yang berada di kawasan Kota Tua Padang. Gedung ini sedang diperbaiki dan akan dijadikan cafe.

Baca juga: Wisata Sumatera Barat: Menikmati Senja Sambil Membaca Buku di Taman Baca Lentera Kota Tua Padang

"Jadi disewa oleh pihak swasta dan akan dipugar untuk jadi resto dan kafe," katanya, Senin (17/10/2022).

Joko mengatakan, kontruksi bangunan utama gedung tersebut masih kokoh.

Hanya saja kerusakan terjadi pada bagian atap dan loteng. Saat ini pihaknya tengah melakukan perbaikan pada bagian rangka baja penyangga atap.

Joko mengatakan, renovasi bangunan bersejarah tersebut tidak akan mengubah bentuk aslinya.

Menurutnya, keputusan untuk mengubah bangunan itu sebagai kafe dapat menyelamatkannya dari kerusakan.

Baca juga: Wisata Sumatera Barat: Mengagumi Bangunan Kuno di Kawasan Kota Tua Padang

"Bangunan bersejarah ini bisa diselamatkan. Kalau tidak pasti akan rusak dimakan waktu," ujarnya.

Kamaruzman, warga setempat, mengatakan sebelum ini gedung Geo Wehry & Co difungsikan sebagai gudang keramik.

"Dulu digunakan untuk gudang. Tapi sudah dua tahun ini dibiarkan kosong," katanya.

Menurut dia, di antara bangunan kolonial yang ada di kawasan Kota Tua, gedung Geo Wehry & Co memiliki bentuk yang paling bagus dan unik.

"Bisa kita bandingkan, bangunannya besar dan kokoh sekali," katanya.

Baca juga: Bangunan di Kota Tua Padang, Dicat Serba Putih, hingga Memikat, dan Biaya Pengecatan

Dia menambahkan, saat gempa 2009, bangunan utama gedung ini tidak mengalami kerusakan yang berarti.

"Saat gempa 2009 cuma terkelupas bagian dinding luar saja dan sudah diperbaiki," katanya. (TribunPadang.com/Nandito Putra)

 

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved