Citizen Journalism

Pentas Drama Antigone Karya Sophokles di ISI Padang Panjang: Hangatkan Atmosfer Perteateran Sumbar

Siapa menentang Alam, akan dihajar oleh Alam. Kalau kamu Deksura dirimu akan dibikin Hina. Kalau kamu Sombong, kamu akan dibikin Kosong), dari pemikir

Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA
Suasana Pertunjukan drama “Antigone” Karya Sophokles, dipresentasikan oleh Sutradara; Ghea Nabilla Athifa di Gedung Pertunjukan Teater Arena Mursal Esten ISI Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat pada Jumat (6/1/2023) malam. 

Oleh Tatang R. Macan, Pengamat seni pertunjukan, Praktisi teater, Perfomer, Sutradara teater, Dosen Seni Teater ISI Padang Panjang

Siapa menentang Alam, akan dihajar oleh Alam. Kalau kamu Deksura dirimu akan dibikin Hina. Kalau kamu Sombong, kamu akan dibikin Kosong), dari pemikiran Sophokles pada perhelatan pertunjukan teater Ujian Akhir Semester minat Penyutradaraan dan Pemeranan Prodi Seni Teater ISI Padang Panjang di Gedung Teater Arena Mursal Esten ISI Padang Panjang Sumatera Barat.

SUASANA hangat di sekitar Gedung Pertunjukan Teater Arena Mursal Esten ISI Padang Panjang, kini telah kembali memecah hawa dingin berkabut udara kota hujan Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat pada Jumat (6/1/2023) malam.

Kondisi vakum akibat Covid-19 yang telah melanda dunia, berdampak fatal juga pada perhelatan pertunjukan karya-karya mahasiswa yang biasa dilaksanakan dilingkungan kampus seni ISI Padang Panjang.

Namun kini setelah kurang lebih dari dua tahun mengalami masa vakum dari pertunjukan, malam tadi, ruangan dalam Teater Arena Mursal Esten ISI Padang Panjang berubah pemandangan dipadati deretan apresiator dari kalangan mahasiswa lintas prodi, keluarga mahasiswa penampil, teman-teman antar mahasiswa dan dosen-dosen.

Suasana malampun riuh dengan orang yang datang pada Jumat malam, atau sekitar pukul 20.45 WIB. Suasana menjadi hening, namun perlahan peristiwa mengalir setelah pembawa acara membuka dan mempersilahkan hadirin menikmati pertunjukan.

Adegan pembuka dipecah dengan hadirnya genderang bunyi Timpani serta iringan klasik dari Cello dan Biola para pengiring musik. Setting area peristiwa pertunjukan didesain dengan pendekatan realitas klasik zaman para raja.

Penataan setting area panggung, ditata sejajar berderet horizontal dan diagonal dari kiri hingga kanan panggung serta didekatkan dengan keberadaan penonton.

Setting area tempat duduk penonton, berusaha ditata untuk kebutuhan teater arena tapal kuda dari tiga arah sudut pandang penonton.

Para pemeran  yang tampil, mereka adalah aktor-aktor minat pemeranan yang menghidupkan suasana peristiwa dalam pertunjukan drama tersebut.

Pemeranan yang dimainkan sebut saja sosok tokoh Antigone (diperankan Neeta Chalidasari), tokoh Ismene (diperankan Ayu Amelia Kuswoyo), tokoh Pimpinan Paduan Suara (diperankan Yulia Fajar), tokoh Creon (diperankan Pajar Mulia Jambak).

Selanjutnya, sosok tokoh Teirisias dan Euridice Istri Creon (diperankan Siti Nur Atikah), tokoh Kapitan (diperankan Riki Pratama), tokoh Haemon Putra Creon (diperankan Fauzy Akbar),

Berikutnya, tokoh Pembawa Warta (diperankan Nabila Aulia), dan tokoh Paduan Suara serta Wakil Rakyat Thebes (diperankan Riski, Maharani, Lativa Putri, dan Regi).

Pertunjukan drama “Antigone” Karya Sophokles, dipresentasikan oleh Sutradara; Ghea Nabilla Athifa minat penyutradaraan serta para aktor penampil dari minat Pemeranan Prodi Seni Teater ISI Padang Panjang Sumatera Barat atau Sumbar.

Ghea Nabilla
Suasana Pertunjukan drama “Antigone” Karya Sophokles, dipresentasikan oleh Sutradara; Ghea Nabilla Athifa di Gedung Pertunjukan Teater Arena Mursal Esten ISI Padang Panjang, Provinsi Sumatera Barat pada Jumat (6/1/2023) malam.

Rentetan acara Ujian Akhir Semester

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved