7 Permainan Tradisional Minangkabau yang Sudah Jarang Ditemukan, Ada Sipak Rago, Badia Batuang
Selain budaya dan adat istiadat yang beragam, Minangkabau juga memiliki berbagai macam permainan tradisional yang diwariskan secara turun temurun.
TRIBUNPADANG.COM - Selain budaya dan adat istiadat yang beragam, Minangkabau juga memiliki berbagai macam permainan tradisional yang diwariskan secara turun temurun.
Namun, seiring perkembangan zaman, permainan tradisional Minangkabau ini sudah jarang dimainkan.
Berikut 7 permainan tradisional Minangkabau yang dilansir dari berbagai sumber:
1. Sipak Rago
Sipak Rago atau sepak raga merupakan permainan tradisional Minangkabau yang cukup populer. Bahkan banyak yang mengatakan asal mula dari olahraga sepak takraw adalah sipak rago.
Sipak rago biasaya dimainkan oleh anak laki-laki.
Cara permainan dari sipak rago ini menggunakan bola yang terbuat dari anyaman kulit rotan ataupun daun kelapa. Lalu permainannya membentuk lingkaran dan aturan permainannya bola tidak boleh jatuh ke tanah.
Perbedaan antara sipak rago dengan sepak takraw yaitu sepak takraw menggunakan jaring.
2. Badia Batuang
Badia Batuang permainan tradisional Minangkabau yang sering dimainkan saat bulan Ramadhan.
Badia sendiri memiliki arti bedil atau meriam, sedangkan batuang berarti bamboo besar.
Meriam ini akan diberi minyak tanah dan sumbu. Bamboo akan dilubangi ujungnya dan lubang kecil sebelum pangkalnya.
Saat disulut, Badia Batuang akan menghasilkan dentuman yang keras.
3. Cak Bur
Permainan tradional Cak Bur memiliki nama lain yaitu gala panjang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Permainan-Tradisional-Minangkabau-Randai.jpg)