Kota Bukittinggi

5 Kasus Kebakaran Terjadi di Pasar Bawah Bukittinggi Setahun Terakhir, Penyebab Korsleting Listrik

Sebanyak 5 kasus kebakaran terjadi di Pasar Bawah Bukittinggi dalam setahun terakhir.

TRIBUNPADANG.COM/M FUADI ZIKRI
Kapolsek Bukittinggi Kompol Rita Suryanti ungkap penyebab kebakaran yang terjadi di Pasar Bawah Bukittinggi dalam setahun terakhir. 

TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI - Sebanyak 5 kasus kebakaran terjadi di Pasar Bawah Bukittinggi dalam setahun terakhir.

Kebakaran perdana Pasar Bawah Bukittinggi terjadi pada 11 September 2021 lalu, selanjutnya pada 16 November.

Tak selang berapa hari, 24 November 2021 kembali terjadi kebakaran di Pasar Bawah.

Artinya, sepanjang November 2021, terdapat 2 kasus kebakaran di Pasar Bawah Kota Bukittinggi tersebut.

Tak habis sampai di situ, pada 15 Februari 2022, kembali terjadi kebakaran di Pasar Bawah Bukittinggi itu.

Terakhir, sebagai penutup tahun ini, tepatnya pada 4 Desember 2022 lalu, kebakaran terjadi lagi di Pasar Bawah Bukittinggi.

Baca juga: Penyebab Kebakaran di Pasar Bawah Bukittinggi: Korsleting Listrik Kabel Salah Satu Ruko

Berkaca dari 5 kasus kebakaran sepanjang 2021 hingga 2022 itu, penyebabnya tak jauh-jauh dari korsleting listrik dan arus pendek.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolsek Bukittinggi, Kompol Rita Suryanti kepada TribunPadang.com, Rabu (7/12/2022).

Kompol Rita menyebut, faktor utama kebakaran terjadi itu karena listrik. Semisal korsleting atau arus pendek.

Penyebabnya, kata Kompol Rita, akibat kurangnya perawatan dan pemugaran terhadap kabel-kabel di ruko atau kedai yang ada di Pasar Bawah itu.

“Jadi, itukan sudah tugas pedagang juga memastikan keamanan kedai milik mereka, supaya lebih aman,” kata Kompol Rita, di ruangannya.

Baca juga: 10 Kios Pedagang Pasar Bawah Bukittinggi Ludes Terbakar, Kerugian Berkisar Rp800 Juta

Kompol Rita menjelaskan, perhatian terhadap hal-hal kecil seperti kabel listrik itu perlu dilakukan.

Sebab, kata Kompol Rita, bahayanya di masa yang akan datang juga menjadi tanggungan pemilik kedai.

“Sebelum pulang atau akan menutup kedai, harap perhatikan keadaan kedai, misalnya lampunya dan kabelnya,” terang Kompol Rita.

“Jika lampu masih menyala, matikan saja saat pulang, dan jika ada kabel yang mulai rusak, bisa diganti juga dengan yang baru,” pungkas Kompol Rita. (TribunPadang.com/Alif Ilham Fajriadi)

 

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved