Kabupaten Solok
Respons Spanduk Kritik Warga Soal Jalan Berlubang, Bupati Solok: Terima Kasih Sudah Diingatkan
Epyardi menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah menyampaikan keluhannya dengan cara kreatif.
Penulis: Nandito Putra | Editor: Rahmadi
TRIBUNPADANG.COM, SOLOK - Bupati Solok Epyardi Asda merespon positif kritikan warga di Jorong Taratak Galundi, Alahan Panjang, yang memasang spanduk kritik bertuliskan "selamat datang di jalan pariwisata 1001 lubang".
Warga memasang spanduk tersebut di dekat salah satu ruas jalan di daerah tersebut yang berlubang.
Menanggapi hal itu, Epyardi menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah menyampaikan keluhannya dengan cara kreatif.
"Saya akan menampung usulan masyarakat dan dimasukan dalam skala prioritas," katanya kepada Tribunpadang.com, Senin (5/12/2022).
Epyardi mengakui bahwa tidak semua jalan yang rusak di Kabupaten Solok bisa terlacak oleh pemerintah.
Baca juga: Jalan Berlubang di Purus Padang Ditanami Bunga, Yelmi: Sudah Sering Ditambal, Berlubang Lagi
"Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat karena sudah diingatkan," kata dia.
Untuk itu ia meminta peran aktif masyarakat serta pemerintah nagari untuk memberikan laporan agar bisa dimasukkan dalam skala prioritas di tahun 2023 mendatang.
"Kita mengetahui bahwa banyak jalan di Kabupaten Solok ini tidak tersentuh pembangunan oleh pemerintah sebelumnya, sudah berpuluh-puluh tahun dibiarkan," kata Epyardi.
Ia juga mengatakan bahwa semua jalan di Kabupaten Solok akan diperbaiki semua. Namum hal itu tentu tidak bisa dilakukan secara bersamaan.
"Kalau ada jalan yang lain, usulkan. Kita akan perbaiki dengan skala prioritas karena anggaran kita terbatas," ujarnya.
Baca juga: Cerita Warga Soal Jalan Berlubang di Agam, Lamban Direspon Pemerintah Walau Sering Makan Korban
Ia menambahkan, pada tahun 2023, pembangunan jalan kabupaten yang rusak dianggarkan sebesar Rp.70 hingga Rp. 100 miliar.
Epyardi berjanji, selama masa pemerintahannya, setiap jalan di Kabupaten Solok yang rusak akan diperbaiki.
"Saya ingin memimpin Kabupaten Solok ini dengan baik dan meninggalkan yang terbaik untuk masyarakat saya," katanya.
Sebelumnya diberitakan, warga Jorong Taratak Galundi, Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Sumbar melakukan aksi unik menyampaikan kritik terkait jalan berlubang.
Di beberapa titik jalan rusak di Jorong Taratak Galundi, warga memasang spanduk bernada satire.
Baca juga: Temui Pekerja yang di-PHK, Bupati Solok Epyardi Asda akan Panggil Kembali Manajemen AQUA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/jalan-pariwisata-1001-lubang.jpg)