Ikan Mati Massal di Danau Maninjau

Pembudidaya Rugi Rp 9,3 Miliar Akibat 445 Ton Ikan Mati di Danau Maninjau

Kematian ini disebabkan oleh dampak kekurangan oksigen setelah angin kencang dan curah hujan tinggi melanda terjadi sejak pekan lalu

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rahmadi
Istimewa
Sejumlah ikan mati di kolam darat hasil evakuasi pembudidaya sekitaran kawasan danau Maninjau, Agam, Sumbar, Minggu (20/11/2022). 

TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) menaksir kerugian ikan mati di Danau Maninjau sudah sampai Rp 9,3 miliar.

Jumlah itu menurut Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam Rosva Deswira, dihitung dari jumlah ikan yang mati sampai saat ini.

Menurut catatan Rosva, jumlah ikan mati sudah sampai 445 ton hingga Selasa (22/11/2022).

Jumlah itu ia kalikan dengan harga ikan di kalangan pembudidaya saat ini Rp 21 ribu per kilo.

"Total kerugiannya sekitar Rp 9.34 miliar saat ini," terangnya.

Baca juga: Bertambah 53 Ton Lagi, Total 445 Ton Ikan Mati di Danau Maninjau Agam

Jumlah itu diderita oleh pembudidaya sejak adanya kematian ikan pada Jumat lalu.

Kematian ikan itu dimulai dari 45 ton pada Jumat (18/11/2022), menjadi 357 ton pada Sabtu (19/11/2022) dan 53 ton pada Selasa (22/11/2022), sehingga total menjadi 445 ton.

Sebanyak 445 ton ikan mati itu tersebar di tiga nagari yakni, di Tapian Tampuniak Jorong Tanjung Sani Nagari Sungai Batang sebanyak 45 ton.

Lalu, 168 ton ikan mati tersebar di Jorong Muko-muko, Alai, Rambai dan Ambacang Nagari Koto Malintang.

Serta di Jorong Sungai Tampang, Sigiran, Panta, Muko Jalan, Batu Nangai, Galapuang dan Pandan Nagari Tanjung Sani sebanyak 242 ton.

Baca juga: Pasca Ikan Mati Massal, Ramai Warga Tangkap Ikan di Danau Maninjau, Hitungan Jam Dapat Belasan Kilo

Kematian ini disebabkan oleh dampak kekurangan oksigen setelah angin kencang dan curah hujan tinggi melanda terjadi sejak pekan lalu, Jumat (18/11/2022). (TribunPadang.com/Panji Rahmat)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved