Lepasliar ke-2 Kalinya, Harimau Putri Singgulung Diantar ke Hutan Perbatasan Sumbar Riau
Putri Singgulung merupakan harimau yang diselamatkan bersama saudaranya yang diberi nama Putra Singgulung di Kabupaten Solok pada 2020.
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Rahmadi
Rangkaian diskusi pelepasliaran telah dilakukan dengan para pihak dan diputuskan dengan metode Hard Release menggunakan helikopter untuk mengangkut Putri Singgulung dari PR-HSD ARSARI sampai lokasi pelepasliaran.
Helikopter NAS-332 Super Puma dengan nomor H-3216 yang di piloti oleh Kapten Pnb. Eddo Marisadi Angkasa di bawah Komando Operasi Udara I Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin dukungan Kementerian Pertahanan RI digunakan dalam pelepasliran ini.
“Penggunaan Helikopter ini bertujuan untuk memastikan bahwa lokasi pelepasliaran Harimau Sumatera tersebut terjamin bagi keamanan satwa karena tidak mudah terjangkau oleh manusia serta perjalanan yang ditempuh dalam waktu singkat dapat mengurangi stress satwa,” jelas Catrini Pratihari Kubontubuh selaku Direktur Eksekutif Yayasan ARSARI.
Plt. Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) KLHK, Bambang Hendroyono, menyampaikan Pemerintah bersama para pihak terus berupaya mencegah dan menanggulangi konflik yang terjadi antara manusia dan satwa liar.
Ia mengatakan, sering satwa liar menjadi korban pada saat terjadinya konflik, sehingga diperlukan kesadaran masyarakat yang berada di sekitar habitat harimau.
Baca juga: Penyebab Harimau Sumatera Putri Singgulung Kembali Muncul Menampakkan Diri di Solok
"Apabila daerahnya merupakan area rawan konflik, maka segera laporkan ke BKSDA terdekat agar mendapatkan arahan terkait upaya mitigasi dan penanganan konflik satwa liar," kata Bambang Hendroyono.
Ia berharap catatan dari proses rehabilitasi dan pelepasliaran Putri Singgulung yang berbeda dari yang lain akan dapat menambah khazanah ilmu pengetahuan di Indonesia bidang rehabilitasi harimau sumatera.
Secara terpisah, Hashim Djojohadikusumo, Ketua YAD merasa bersyukur bisa melepasliarkan satwa liar jenis harimau sumatera yang ke delapan kalinya, yang telah direhabilitasi di PR-HSD ARSARI.
"Terimakasih atas kepercayaan kepada tim kami di PR-HSD ARSARI dengan jajaran anak muda sebagai dokter hewan, perawat satwa, ahli biologi, penjaga hutan yang telah membawa harum nama bangsa ini dalam pelestarian satwa liar," kata Hashim Djojohadikusumo. (TribunPadang.com/Rezi Azwar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/putri-singgulung-pulang.jpg)