Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Manajemen Semen Padang FC: Semua Harus Introspeksi Diri

Manajemen Semen Padang FC (SPFC) berharap semua pihak termasuk kepolisian berintrospeksi pasca Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Muhammad Fuadi Zikri
TribunPadang.com/Rezi Azwar
CEO Semen Padang FC, Win Bernadino, saat berada di lapangan Mess Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (15/8/2022). Manajemen Semen Padang FC (SPFC) berharap semua pihak termasuk kepolisian berintrospeksi agar pertandingan sepak bola tidak menjadi 'padang kuburan'. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Manajemen Semen Padang FC (SPFC) berharap semua pihak termasuk kepolisian berintrospeksi agar pertandingan sepak bola tidak menjadi 'padang kuburan'.

Hal itu disampaikannya terkait tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022) malam.

Tragedi ini terjadi dalam laga Arema vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Provinsi Jawa Timur.

Baca juga: Sepak Bola Indonesia Berduka, Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Telan Korban Jiwa

Kerusuhan terjadi saat suporter masuk ke dalam lapangan usai Arema dikalahkan oleh Persebaya Surabaya dengan skor 2-3.

Akibatnya, terdapat korban jiwa dan luka-luka dari suporter dan anggota polisi.

Atas kejadian itu, Win Bernadino, CEO Semen Padang FC, telah menyampaikan duka citanya dan berharap insiden ini tidak pernah terjadi lagi.

"Sepak bola ini harusnya hiburan, bukan menjadi padang kuburan maksudnya," kata Win Bernadino, Minggu (2/10/2022).

Win Bernadino mengajak semuanya untuk mengintrospeksi diri setelah terjadinya kerusuhan di Stadion Kanjuruhan.

"Mari kita introspeksi diri, kita dari pengelola klub juga harus introspeksi diri. Begitu juga dari Panitia Pelaksana (Panpel) harus introspeksi diri," ujarnya.

Ia juga berharap dari pihak keamanan atau polisi juga berintrospeksi.

Baca juga: Nasib Liga 2 Indonesia Gegara Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Semen Padang FC Belum Dapat Informasi

"Habis itu juga pengamanan dari pihak kepolisian perlu introspeksi ya, bagaimana mengamankan suporter," katanya.

"Sangat sedih sekali melihat kejadian itu," ucapnya melihat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan.

Ia mengimbau kepada suporter untuk memberikan dukungan dengan baik, sportif, dan kreatif.

"Alhamdulillah sampai saat ini, suporter kita sangat dewasa," katanya.

Baca juga: Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Suporter Semen Padang FC: Sejatinya Sepakbola Hiburan Rakyat

Halaman
123
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved