Banjir di Padang

Dibangun di Lahan Bekas Sungai, Perumahan Nanggalo Padang Bisa Banjir 5 Kali Setahun

Banjir melanda perumahan Kubu Griya Utama Kelurahan Tabiang Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Minggu (2/10/2022) dini hari.

Penulis: Rahmadi | Editor: Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM/RAHMADI
Pembersihan material banjir di Padang - Banjir melanda perumahan Kubu Griya Utama Kelurahan Tabiang Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Minggu (2/10/2022) dini hari. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Banjir melanda perumahan Kubu Griya Utama Kelurahan Tabiang Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Minggu (2/10/2022) dini hari.

Kawasan perumahan yang dihuni sekitar 39 KK ini sering mengalami banjir akibat berada di dataran rendah.

Mulai dari masuk gerbang kompleks perumahan, tampak jalan langsung menurun.

Akibat berada di dataran rendah, perumahan ini bisa mengalami banjir tiga hingga lima kali dalam setahun.

Baca juga: Cerita Warga Detik-detik Banjir Terjang Nanggalo Padang, Lakukan Evakuasi Setelah Air Setinggi Paha

Baca juga: Bantu Penanganan Banjir di Nanggalo, BWS V Padang Turunkan 1 Unit Mesin Pompa

Salah seorang warga sekitar Muhammad Nasir (72) mengaku ini sudah kesekian kali banjir melanda perumahan Kubu Griya selama 2022.

"Kalau hujan deras di bagian atas, dan meski di sini tidak hujan tetap saja kami akan mengalami banjir karena sungai meluap," katanya.

Dia mengatakan, perumahan berada tidak jauh dari Sungai Batang Kuranji.

Penyebab banjir ini diduga terjadi karena tingginya tanggul yang dibangun oleh PDAM sekitar tahun 2012 di sungai yang tidak jauh dari perumahan.

"PDAM sudah meninggikan tanggul, supaya air banyak dapat, sejak itu dinaikkan maka di sini sering terjadi banjir," ungkapnya.

Baca juga: Banjir di Nanggalo Padang Mulai Surut, Warga yang Sempat Dievakuasi Kembali ke Rumah

Menurut dia, solusi agar banjir tidak terjadi lagi yaitu memotong tanggul PDAM tersebut.

Kemudian, dia meminta Badan Wilayah Sungai (BWS) V Padang harus membangun tanggul pengendalian banjir di sekitar sungai.

Lanjutnya, drainase di sekitar perumahan juga harus dikeruk dan diperlebar supaya setiap banjir dapat segera menyusut.

"Banjir ini bisa terjadi tiga hingga lima kali setahun, sebab ini bekas sungai dulunya," katanya.

Menanggapi permintaan warga, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang Faisal Nasir yang turut memantau banjir mengatakan pihaknya meminta BWS V memperbaiki sungai yang ada di sekitar perumahan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved