Banjir di Padang

Cerita Warga Detik-detik Banjir Terjang Nanggalo Padang, Lakukan Evakuasi Setelah Air Setinggi Paha

Warga Nanggalo Padang Muhammad Nasir (72) menceritakan detik-detik banjir terjang perumahan Kubu Griya Utama Kelurahan Tabiang Gadang.

Penulis: Rahmadi | Editor: Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM/RAHMADI
Warga Nanggalo Padang Muhammad Nasir (72) menceritakan detik-detik banjir terjang perumahan Kubu Griya Utama Kelurahan Tabiang Gadang. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Warga Nanggalo Padang Muhammad Nasir (72) menceritakan detik-detik banjir terjang perumahan Kubu Griya Utama Kelurahan Tabiang Banda Gadang.

Banjir itu datang sekitar pukul 02.30 WIB saat warga sedang tidur sehingga banyak yang terlambat mengungsi.

"Kalau pun turun, warga sudah disambut dengan air yang dalam setinggi paha, jadi ada yang di rumahnya pakai loteng maka di sana mengungsi," kata Muhammad Nasir.

Warga yang mengungsi dini hari itu juga dibantu oleh personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Tim SAR.

"Kami baru mulai pulang ke rumah masing-masing sekitar pukul 04.30 WIB menjelang subuh, saaat itu banjir sudah surut," jelasnya.

Baca juga: Bantu Penanganan Banjir di Nanggalo, BWS V Padang Turunkan 1 Unit Mesin Pompa

Baca juga: Cuaca Hari Ini di Kota Padang dan Sumbar, BMKG: Masih Berpotensi Hujan hingga Siang Hari

Baca juga: Banjir di Nanggalo Padang Mulai Surut, Warga yang Sempat Dievakuasi Kembali ke Rumah

Diketahui, banjir setinggi sekitar dua meter melanda perumahan Kubu Griya Utama Kelurahan Tabiang Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Minggu (2/10/2022) dini hari.

Muhammad Nasir mengatakan banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur Kota Padang sejak sore.

Banjir ini disebabkan sungai Batang Kuranji yang meluap di dekat perumahan tersebut.

"Jadi ini banjir kiriman, kalau hujan deras di kawasan Batu Busuk maka air itu sampai ke sini," katanya.

Banjir mengakibatkan sejumlah kerusakan mulai dari kulkas, mesin cuci, barang elektronik, dan sepeda motor terendam.

"Kerugian saya banyak, mungkin ada ratusan juta, spring bed terendam, alat masak juga terendam semuanya," jelasnya.

Setelah banjir surut dirinya bersama warga lainnya langsung melakukan pembersihan rumah dibantu oleh personil pemadam kebarakan dan BPBD.

Dia menyebut di perumahan itu ada sekitar 39 kepala keluarga (KK). (*)

 

 

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved