Kunci Jawaban
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 63 64, Melengkapi Tesis dan Menentukan Gagasan Pokok
Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 10 halaman 63 64, melengkapi tesis dan menentukan gagasan pokok.
TRIBUNPADANG.COM - Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 10 halaman 63 64, melengkapi tesis dan menentukan gagasan pokok.
Pembahasan kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 10 halaman 63 64 diperuntukkan bagi siswa yang sedang mengerjakan tugas Kurikulum 2013.
Siswa diminta memperhatikan contoh gagasan pokok dan gagasan penjelas pada paragraf satu teks Pembangunan dan Bencana Lingkungan.
Setelah itu, lanjutkan menemukan gagasan pokok dan gagasan penjelas pada paragraf-paragraf selanjutnya.
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 59, Fakta Opini Teks Pembangunan Bencana Lingkungan
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 89, Perbedaan Humor dan Anekdot
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 92, Makna Tersirat Anekdot
Kunci Jawaban:
Pada Halaman 63
Paragraf :
1. – Gagasan pokok: Bumi saat ini sedang menghadapi berbagai masalah lingkungan yang serius.
– Gagasan penjelas: Enam masalah lingkungan yang utama tersebut adalah ledakan jumlah penduduk, penipisan sumber daya alam, perubahan iklim global, kepunahan tumbuhan dan hewan, kerusakan habitat alam, serta peningkatan polusi dan kemiskinan. Dari hal itu dapat dibayangkan betapa besar kerusakan alam yang terjadi karena jumlah populasi yang besar, konsumsi sumber daya alam dan polusi yang meningkat, sedangkan teknologi saat ini belum dapat menyelesaikan permasalahan tersebut.
2. – Gagasan pokok : Para ahli menyimpulkan bahwa masalah tersebut disebabkan oleh praktik pembangunan yang tidak memperhatikan kelestarian alam atau disebut pembangunan yang tidak berkelanjutan.
– Gagasan penjelas : Seharusnya, konsep pembangunan adalah memenuhi kebutuhan manusia saat ini dengan mempertimbangkan kebutuhan generasi mendatang dalam memenuhi kebutuhannya.
3. – Gagasan pokok : Penerapan konsep pembangunan berkelanjutan pada saat ini ternyata jauh dari harapan.
– Gagasan penjelas : Kesulitan penerapannya terutama di negara berkembang, salah satunya Indonesia. Sebagai contoh, setiap tahun di negara kita diperkirakan terjadi penebangan hutan seluas 3.180.243 ha (seluas 50 kali luas kota Jakarta). Hal ini juga diikuti punahnya flora dan fauna langka.
Kenyataan ini sangat jelas menggambarkan kehancuran alam yang terjadi saat ini yang diikuti bencana bagi manusia.
4. – Gagasan pokok : Banyak terjadi bencana alam karena perusakan hutan dan pembangunan yang mengabaikan kondisi alam.
– Gagasan penjelas : Pada tahun 2005 – 2006 tercatat terjadi 330 bencana banjir, 69 bencana tanah longsor, 7 bencana letusan gunung berapi, 241 gempa bumi dan 13 bencana tsunami. Bencana longsor dan banjir itu disebabkan oleh perusakan hutan dan pembangunan yang mengabaikan kondisi alam.
5. – Gagasan pokok : Bencana alam lain yang menimbulkan jumlah korban banyak terjadi karena praktik pembangunan yang dilakukan tanpa memperhatikan potensi bencana.
– Gagasan penjelas : Misalnya banjir yang terjadi di Jakarta pada Februari 2007, dapat dipahami sebagai dampak pembangunan kota yang mengabaikan kerusakan lingkungan dan bencana alam.
6. – Gagasan pokok : Menurut tim ahli Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air, penyebab utama banjir di Jakarta ialah pembangunan yang mengabaikan fungsi daerah resapan air dan tampungan air.
– Gagasan penjelas : Hal ini diperparah dengan saluran drainase kota yang tidak terencana dan tidak terawat serta tumpukan sampah dan limbah di sungai. Akhirnya debit air hujan yang tinggi menyebabkan bencana banjir yang tidak terelakan.
7. – Gagasan pokok : Masalah lingkungan di atas merupakan masalah serius yang harus segera diatasi
– Gagasan penjelas : Meskipun tidak mungkin mengatasi keenam masalah utama lingkungan tersebut, setidaknya harus dicari solusi untuk mencegah bertambah buruknya kondisi bumi.
Pada Halaman 64
Tugas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Buku-Bahasa-Indonesia-kelas-10-Kurikulum-2013.jpg)