Harga BBM Naik

Curhat Pengendara Ojol di Padang, Wahid: Penumpang Makin Sepi, Pendapatan Tidak Cukup untuk Keluarga

Wahid seorang pengendara ojek online (ojol) di Kota Padang ikut demo di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar, Selasa (13/9/2022)

Tayang:
Penulis: Rima Kurniati | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Rima Kurniati
Wahid, 63, seorang pengendara ojek online (ojol) di Kota Padang, ikut demo di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar, Selasa (13/9/2022) 

Laporan Reporter TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Wahid seorang pengendara ojek online (ojol) di Kota Padang ikut demo di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar, Selasa (13/9/2022).

Di usia yang tidak lagi muda, Wahid pengendara ojol berusia 63 tahun ini tampak bersemangat menyuarakan aspirasinya bersama ratusan pengendara ojol lainnya.

Wahid mengenakan jaket hitam dan topi sebagai pelindung dari matahari terik siang itu.

Baca juga: Demo Ojol di Padang Berlangsung Tertib, Massa Aksi Bubar Setelah Sampaikan Tuntutan

Saat ditemui, TribunPadang.com, Wahid mengaku sudah dua tahun setengah menjadi pengendara ojek online.

Pandemi Covid-19 membuat ia beralih pekerjaan, dari sebelumnya sebagai sopir travel.

"Karena Covid-19, pelanggan travel berkurang makanya beralih ke gojek," tutur Wahid.

Wahid mengaku ikut demo agar pemerintah mendengarkan aspirasi para ojol Sumbar, untuk menurunkan harga BBM dan mengembalikan tarif ojol ke kondisi semua.

Dikatakannya, harga BBM jenis pertalite naik dari semula Rp 7.560 menjadi Rp 10.000 per liter.

"Naiknya 30 persen," sebutnya.

Baca juga: Demo Ojol di Padang, Ketua DPRD Supardi Janjikan Rapat Kerja dengan Dishub dan Kominfo Sumbar

Pemerintah pusat juga mengeluarkan aturan terkait naiknya biaya ongkos ojol.

"Biasanya ongkos Rp 11 ribu, kini naik jadi Rp 15 ribu," ujarnya.

Tidak hanya itu, potongan biaya aplikasi dari pihak aplikator juga mengalami kenaikan.

Biasanya potongan aplikasi hanya Rp 1.000 ribu, kini naik menjadi Rp 2 ribu.

Hal tersebut menurut Wahid berdampak terhadap penumpang ojol makin sepi, karena mahalnya biaya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved