Berita Populer Sumbar
POPULER SUMBAR: Progres Pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru, Bioskop Keliling Festival Pamalayu
Simak berikut ini berita Populer Sumbar yang telah tayang selama 24 jam terakhir di TribunPadang.com. Ada berita tentang Progres Pembangunan
"Buktinya, tanah tersebut wajib membayar Pajak Bumi Bangunan (PBB) kepada pemiliknya,” tukasnya.
Rahmang berharap kepada penerima ganti rugi untuk dapat bersyukur kepada pemilik sah yaitu Tuhan pemilik alam dan memanfaatkan uang tersebut dengan bijak.
“Kalau bisa, belikan tanah lagi di lokasi yang lain sehingga tanah yang dilepas untuk jalan tol diganti dengan tanah lain,” katanya mengakhiri.
Turut hadir menyaksikan penyerahan ganti rugi lahan Syafrizal yang akrab dipanggil Ucok dan salah seorang penerima yang menerima secara simbolis ganti rugi lahan Ramal Saleh yang dikenal sebagai mantan Ketua DPW PKDP Sumbar.
Baca juga: Wisata Sumatera Barat: Menilik Sejarah Benteng Fort de Kock, Peninggalan Belanda di Bukittinggi
Baca juga: Wisata Sumatera Barat: Menikmati Keindahan Pantai Cermin Kota Pariaman yang Punya Warna Pasir Unik
Baca juga: Wisata Sumatera Barat: Mengagumi Keindahan Danau Singkarak, Danau Terluas Kedua di Sumatera
2. Badan Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Sumatera Barat (Sumbar), menghadirkan Bioskop Keliling para pergelaran Festival Pamalayu Kenduri Swarnabhumi.
Bioskop keliling ini, menampilkan film-film produksi dari Kemendikbud dan BPNB Sumbar, selama malam pelaksanaan Festival Pamalayu Kenduri Swarnabhumi, mulai dari Kamis (18/8/2022) hingga Selasa (23/8/2022).
Petugas pemutar film BPNB Sumbar pada Festival Pamalayu, Yoka menyebut, total ada yang enam film yang ditayangkan setiap malam selama pelaksanaan Festival Pamalayu.
"Setiap malam kami menayangkan satu film. Seluruh film yang kami tampilkan memberikan bertujuan memberikan pendidikan karakter kepada anak muda," tuturnya kepada TribunPadang.com, Senin (22/8/2022).
Ia menambahkan, banyak tema film yang ditampilkan, seperti pendidikan menjaga lingkungan, pendidikan kebudayaan, keberagaman dan tema-tema lainnya.
"Kami berharap, dengan pemutaran film edukasi ini, masyarakat terutama anak muda untuk dapat mengenal kebudayaannya dan kembali ke jati dirinya," ungkap Yoka.
Terlihat, sekitar pukul 19.00 WIB, pihak BPNB Sumbar sudah mulai menayangkan film tersebut. Para pengunjung yang datang menyempatkan waktunya untuk menonton film, selain menyaksikan pertunjukan seni yang disuguhkan selama Festival Pamalayu.
Dalam berita sebelumnya, Arca Garudha yang ditampilkan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Sumatera Barat (Sumbar) pada Festival Pamalayu Kenduri Swarnabhumi 2022, menjadi bukti peradaban Budha di Kabupaten Dharmasraya.
Terlihat, Arca Garudha terbuat dari bahan logam dengan warna saat ini sudah menjadi hijau, dengan ukuran panjang 16 cm, lebar 11 cm dan tebal 5 cm.
"Unsur logam yang terkandung dalam Arca Garudha, yaitu dominan tembaga dari hasil penelitian yang telah kami lakukan, tetapi karena sudah lama terpendam di dalam tanah, sehingga terjadi korosi dan membuatnya berwarna kehijauan seperti saat ini," ungkap Pamong Kebudayaan BPCB Sumbar, Azwar Sutiat, kepada TribunPadang.com, Senin (22/8/2022).
Ia menjelaskan, Arca Garudha ditemukan pada ekskavasi atau penggalian arkeologis yang dilakukan sekitar tahun 1990 an, di Area Candi Padang Roco, Kabupaten Dharmasraya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Para-pengunjung-Festival-Pamalayu-Kenduri-Swarnabhumi123.jpg)