VIDEO: Anggota DPRD Usul Terbitkan Perwako Soal PKL di Pantai Padang, Wali Kota: Ada Perda

Anggota DPRD Kota Padang Budi Syahrial memberi usul agar Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwako)

Penulis: Wahyu Bahar | Editor: Novri Eka Putra

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Anggota DPRD Kota Padang Budi Syahrial memberi usul agar Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwako) sebagai solusi permasalahan yang timbul pada penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Pantai Purus.

Namun, Wali Kota Padang Hendri Septa menilai Perwako bukan solusi atas kemelut yang beberapa kali terjadi antara PKL dan personel Satpol PP yang melakukan penertiban.

Menurut Hendri, Peraturan daerah (Perda) Nomor 11 tahun 2005 sudah secara jelas mengatur tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, termasuk juga mengenai penertiban PKL yang berjualan di pinggir Pantai Purus atau fasilitas umum.

"Kan sudah ada Perda, kalau tidak mau, cabut aja Perda-nya. Kan Perda di atas Perwako," kata Hendri Septa pada Minggu (21/8/2022).

Hendri Septa menuturkan bahwa maksud dari Perda yang sudah ada sejak Tahun 2005 itu bagaimana membuat Pantai Padang menjadi indah.

Dikatakannya lagi, penertiban yang dilakukan pihaknya melalui personel Satpol PP sudah sesuai dengan Perda Nomor 11 tahun 2005 yang berjalan secara auto pilot.

"Penertiban itu tetap dilakukan, ada atau tidaknya wali kota, penertiban tetap dilakukan. Artinya kita mohon kesabaran dari semua pihak," ujar Hendri Septa.

Sebelumnya, anggota DPRD Kota Padang Budi Syahrial mengatakan bahwa ia akan menghubungi Kabag Hukum Pemko Padang hingga membantu wali kota untuk segera membuat Perwako.

Adapun Perwako yang dimaksud Budi ialah aturan yang menegaskan tentang wilayah yang diperbolehkan menjadi lokasi berdagang bagi masyarakat. Begitu juga wilayah terlarang untuk berdagang di Pantai Padang.

Perwako tersebut diharapkan Budi sebagai solusi untuk menyelesaikan masalah PKL di Pantai Padang, dimana sebelumnya penertiban yang dilakukan kerap terjadi bentrokan antara Satpol PP dan masyarakat.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved