Kampung Elo Pukek di Pantai Purus Punya Kearifan Lokal, Diharapkan Jadi Daya Tarik Destinasi Wisata

Wali Kota Padang Hendri Septa mengharapkan kampung Elo Pukek jadi destinasi wisata baru di Kota Padang.

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI
Wali Kota Padang Hendri Septa mengharapkan kampung elo pukek yang termasuk 11 kampung tematik program unggulannya ini menjadi destinasi wisata baru di Kota Padang/Rima Kurniati 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kampung Elo Pukek yang berada di Pantai Purus Kota Padang mempunyai kearifan lokal yang tiada dua.

Wali Kota Padang Hendri Septa mengharapkan kampung Elo Pukek yang termasuk 11 kampung tematik program unggulannya ini menjadi destinasi wisata baru di Kota Padang.

Hendri Septa juga menyambut baik kehadiran Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Sakti Wahyu Trenggono di Kota Padang.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota (Pemko) Padang, kami berterima kasih kepada Pak Menteri yang telah melakukan kunjungan ke Kota Padang untuk mengangkat potensi wisata."

"Apalagi Program Bulan Cinta Laut (BCL) yang dilakukan, dirancang khusus untuk mengentaskan persoalan sampah plastik di laut," ujar Hendri Septa, Senin (22/8/2022)

Baca juga: Bulan Cinta Laut, Menteri Kelautan akan Jajal Jadi Nelayan di Kampung Elo Pukek Pantai Padang

Kampung Elo Pukek (tarik pukat) Purus yang menjadi pusat kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan kali ini, yaitu merupakan satu dari sebelas program unggulan (progul) Pemko Padang.

"Alhamdulillah kita telah membangun sebuah gapura Kampung Elo Pukek yang diresmikan oleh Pak Menteri."

"Kita mengakui tradisi elo pukek merupakan kearifan lokal yang tiada duanya."

"Semoga anak kemenakan kita terus mewarisi tradisi ini sampai kapanpun," harapnya.

Baca juga: Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono: Maelo Pukek Budaya yang Harus Dilestarikan

Hendri Septa juga bersyukur kampung tematik Elo Pukek di Purus ini memiliki daya tarik.

Ke depan Kampung Elo Pukek akan disinergikan dengan pariwisata ke depan.

"Semoga menjadi destinasi wisata baru yang menjanjikan di Kota Padang nantinya," jelas Walikota Hendri Septa

Menteri Kelautan dan Perikanan menyebut Program BCL bukan sekadar mengajak masyarakat membersihkan sampah di pantai, namun mendorong nelayan untuk mengambil sampah di laut dan hasilnya akan dikonversi sesuai harga terendah ikan saat itu.

"Kita menilai pelaksanaan program BCL akan mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kondisi laut."

"Program ini bahkan tidak hanya menjadi solusi masalah sampah laut, tapi juga memberi manfaat ekonomi bagi para nelayan," cetusnya.

Baca juga: Tradisi Maelo Pukek di Pantai Padang akan Dijadikan Destinasi Wisata

Lebih lanjut Menteri Trenggono mengatakan, BCL adalah salah satu program Ekonomi Biru dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Dalam rangkaian acara ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga menggelar festival Maelo Pukek di Pantai Purus yang melibatkan para nelayan dan masyarakat pesisir pantai.

Di waktu yang sama, juga digelar pameran program BCL di antaranya berisi kegiatan bersih-bersih pantai dari sampah plastik, meresmikan desa tematik elo pukek, memberikan apresiasi bakti nelayan dan siswa, konservasi serta lainnya.
(*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved