Angin Puting Beliung Terbangkan Atap Tiga Rumah di Solok, BPBD: Masyarakat Diminta Harus Waspada

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, menghimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap bencana klimatologi atau perubahan

Penulis: Hafiz Ibnu Marsal | Editor: Mona Triana
istimewa
Angin puting beliung porak-porandakan atap rumah warga di Nagari Muaro Paneh, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, Sumbar, Selasa (2/8/2022) 

Laporan Reporter TribunPadang.com, Muhammad Hafiz Ibnu Marsal

TRIBUNPADANG.COM, SOLOK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, menghimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap bencana klimatologi atau perubahan cuaca secara ekstrem.

Himbauan tersebut diberikan, menyusul telah terjadinya bencana angin puting beliung yang melanda Nagari Muaro Paneh, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (2/8/2022) sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca juga: POPULER SUMBAR: Atlet Sijunjung Raih Emas dan Perak di ASEAN Para Games, 4 Siswa Diamankan Polisi

Baca juga: Wakili Indonesia di ASEAN Para Games 2022, Atlet Asal Sijunjung, Meliana Raih Emas dan Perak

Diketahui, angin puting beliung mengakibatkan atap dari satu buah rumah permanen dan dua rumah kayu milik warga di daerah tersebut terlepas dan porak-poranda.

"Kami menghimbau kepada masyarakat, untuk meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi resiko dari bencana klimatologi seperti angin puting beliung, banjir, longsor dan kebakaran," ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Solok, Armen, saat dihubungi TribunPadang.com, Rabu (3/8/2022).

Dikatakannya, dengan mitigasi bencana yang baik, akan bisa mengurangi resiko dari bencana yang melanda tersebut.

Baca juga: Kapolres Sijunjung: Terima Kasih kepada Pejabat Lama, Waka Polres, Kabag Ops dan Kasat Lantas

Baca juga: 3 Pejabat Utama Polres Sijunjung Berganti, Mulai Wakapolres, Kabag Ops dan Kasat Lantas

"Kami juga meminta kepada masyarakat yang merasa rumahnya cukup rawan saat terjadi bencana, harap mengungsi ketempat yang lebih aman," ujarnya.

Selain itu, Armen juga meminta partisipasi dari tokoh masyarakat dan para penggiat kebencanaan untuk berpartisipasi dalam meningkatkan kewaspadaan masyarakat menghadapi bencana tersebut.

Sementara, pada kejadian angin puting beliung kemaren tidak mengakibatkan adanya korban jiwa, tetapi keluarga yang rumahnya terdampak bencana itu, untuk saat ini masih mengungsi di rumah tetangga atau keluarga terdekat.

"Untuk kondisi terkini, cuaca di sekitar Kabupaten Solok mendung dan belum diketahui akan adanya bencana susulan, tetapi kami meminta masyarakat tetap waspada," tuturnya. (*)

 

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved