Kota Pariaman
Tim PKM Universitas Negeri Padang Dampingi, Paud Ar Rayyan Desa Apar Kota Pariaman
Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan pengabdian masyarakat dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM) untuk pendampingan Pendidikan Anak Usia
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN – Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan pengabdian masyarakat dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM) untuk pendampingan Pendidikan Anak Usia Dini (Paud)holistic integrative (HI) di Paud Ar rayyan Desa Apar, Kota Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Rabu (27/7/2022).
Ketua Tim PKM UNP Yaswinda, mengemukakan pihaknya memilih Desa Apar karena memang desa ini pada tahun ajaran (TA) 2022 akan membuka Paud Ar Rayyan.
Lebih lanjut, pihaknya berkolaborasi untuk menjalankan program Paud HI dengan dukungan sarana, pra sarana dan sumber daya manusia dari pihak UNP.
“jadi dalam pelaksanananya nanti kami akan melakukan pendampingan baik dari sisi sarana, program dan pelaksanaan,” kata Yaswinda kepada TribunPadang.com, Rabu (27/7/2022).
Sampai sejauh ini katanya Pengabdian masyarakat merupakan program rutin bagi seorang dosen sebagai tri dharma perguruan tinggi.
Bahkan dalam program dan pelaksanaan pihak UNP akan menugaskan dua mahasiswanya selama satu semester penuh di Paud Ar Rayan.
Para mahasiswa ini juga merupakan mahsiswa yang terlibat dalam program kampus merdeka belajar, sehingga mereka terlibat aktif selama satu semester untuk mendampingi guru dan murid Puad Ar rayyan Desa Apar.
Selain itu Paud HI ini, kata Yaswinda juga akan menggandeng Puskesmas dan posyandu setempat dalam mengendalikan angka penurunan stunting untuk anak usia dini.
Ia memaparkan bahwa Paud HI ini dalam pelaksanaannya tidak bisa berdiri sendiri , karena dalam menjalankannya harus berkolaborasi dengan perangkat yang ada di desa atau kecamatan.
“Jadi saat ini Paud tidak hanya persoalan pendidikan saja, namun juga ada layanan pengasuhan, perlindungan dan kesehatan anak. Sehingga semuanya terintegrasi dan anak bisa tumbuh secara optimal,” bebernya.
Program Paud HI ini diharapkan mampu membantu tumbuh kembang anak baik dalam segi pendidikan dan kesehatan, karena keduanya sangat berkaitan.
Selain itu melalui program ini, pihaknya berharap bisa terjadi penurunan angka stunting untuk anak usia dini dengan adanya integrasi Paud dengan Posyandu atau puskesmas setempat.
“Kami ingin kedepannya model Paud Holistic Integratif desa Apar ini bisa menjadi acuan, untuk pendirian Paud holistic integrative di Kota Pariaman lainnya,” sebut Yaswinda.
Lebih lanjut Bunda Paud Kota Pariaman Lucyanel Arlym, sangat mendukung PKM yang dilakukan oleh UNP di Paud Ar rayyan Desa Apar ini.
“saya sangat mengapresiasi kegiatan pengabdian masyarakat dari UNP untuk membina Paud Ar rayyan Desa Apar ini,” bebernya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Ketua-Tim-PKM-UNP-Yaswinda-berdiri-di-dekat-pita.jpg)