Idul Adha 2022
Doa Sembelih Hewan Kurban, dan Tata Cara Pelaksanaan, Perhatikan Mengarah Kiblat
Berikut doa menyembelih hewan kurban dan tata cara pelaksanaannya menurut syariat Islam.
Penulis: Nika Afrilia | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM - Hari raya Idul Adha merupakan hari besar umat muslim yang ditandai dengan Salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban. Waktu yang ditetapkan untuk penyembelihan hewan kurban adalah pada hari Tasyrik yakni tanggal 11, 12,13 Dzulhijjah.
Berikut simak doa menyembelih hewan kurban dan tata cara menyembelih hewan kurban sesuai syariat Islam. Doa menyembelih hewan kurban disertai tata caranya. Doa menyembelih hewan kurban wajib dibacakan saat proses pemotongan hewan tersebut.
Bagi Tribunners, yang bertugas melakukan pemotongan hewan kurban,hafalkan doa menyembelih hewan kurban ini sebelum pelaksanaannya.
Doa menyembelih hewan kurban wajib dibacakan saat proses pemotongan hewan dilakukan.
Hari raya Idul Adha merupakan hari besar umat muslim yang ditandai dengan sholat Idul Adha dan penyembeihan hewan kurban.
Waktu yang ditetapkan untuk penyembelihan hewan kurban adalah pada hari Tasyrik yakni tanggal 11, 12,13 Dzulhijjah.
Untuk penyembelih diutamakan shahibul kurban atau orang yang berkurban, namun apabila orang tersebut tidak mampu maka boleh diwakilkan kepada orang lain.
Pada penyembelihan hewan kurban ada 3 rukun yang harus dipenuhi, yakni:
1. Penyembelih beragama Islam.
2. Hewan yang disembelih halal baik zat maupun cara memperolehnya.
3. Alat yang digunakan harus tajam agar proses penyembelihan cepat dilakukan dan tidak membuat hewan menderita sewaktu disembelih.
Doa menyembelih hewan kurban
Versi 1
إِنِّي وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ حَنِيفًا وَمَا أَنَا مِنْ الْمُشْرِكِينَ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ لَا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ اللَّهُمَّ مِنْكَ وَلَكَ عَنْ مُحَمَّدٍ وَأُمَّتِهِ
“Sesungguhhnya aku hadapkan wajahku kepada Dzat yang telah menciptakan langit dan bumi dengan tulus ikhlas dan menyerahkan diri dan aku bukanlah golongan orang-orang musyrik.Sesungguhnya shalatku, pengabdianku, hidupku dan matiku adalah untuk Allah Dzat yang menguasai alam semesta. Tidak ada sekutu bagi-Nya, dan demikian aku diperintahkan dan aku termasuk orang-orang muslim. Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar, ya Allah (kurban ini) dari-Mu dan untukMu dan dari ….(sebutkan nama shahibul kurban).” (HR Abu Dawud).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/idul-adha-cara-menghilangkan-bau-prengus-daging-kambing-kurban-menggunakan-rempah-hingga-nanas.jpg)