Kisah Inspiratif

Juru Foto Keliling di TMSBK Bukittinggi, Zulkarnain: Ada yang Ngaku Pernah Difoto ketika Masih Kecil

Zulkarnain (62) adalah seorang di antara sekian banyak juru foto keliling yang ada di Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar).

Penulis: Muhammad Fuadi Zikri | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/M FUADI ZIKRI
Zulkarnain, Juru foto keliling di Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan Bukittinggi 

 TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI - Zulkarnain (62) adalah seorang di antara sekian banyak juru foto keliling yang ada di Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar).

Kiprahnya di dunia fotografi memang tidak diragukan lagi, bahkan ribuan obyek telah dipotretnya sejak ia menekuni pekerjaan itu dari muda dulu.

Bagi Zulkarnain, memotret adalah segalanya. Tidak hanya sekedar hobi, namun juga menjadi sumber pendapatan utama untuk menghidupi keluarga kecilnya.

Meski saat ini saingan terberatnya ada telepon genggam yang semakin canggih, ia tetap semangat untuk mencari nafkah.

Ayah empat anak itu selalu mangkal di Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Kota Bukittinggi. 

Ada tujuh orang temannya yang berprofesi sama di sana dan Zulkarnain, termasuk yang tertua serta yang paling senior di antara yang lainnya.

Kini ia menjabat Ketua Perkumpulan Fotografer di kawasan objek wisata unggulan Kota Bukittinggi tersebut.

Baca juga: Ikan Unik di TMSBK Bukittinggi, Suka Cium Pipi dan yang Mendekat Apabila Dipanggil

Saat berbincang dengan TribunPadang.com, warga Kota Bukittinggi itu pun menceritakan sepenggal pengalaman panjangnya.

"Saya tidak ingat tahun persisnya, saya jadi fotografer keliling ini sejak tahun 1980-an, masih muda sekali," ujarnya disela-sela melirik pengunjung TMSBK, Selasa (24/5/2022).

Zulkarnain berkisah, awal mula menjadi fotografer keliling saat ia mulai senang mengabadikan semua momen kemana pun ia pergi.

Serba-serbi ilmu fotografi ia pelajari secara otodidak. Mulai daru baca-baca buku hingga praktek langsung dengan kamera yang ia miliki.

Zulkarnain, Juru foto keliling di Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan Bukittinggi
Zulkarnain, Juru foto keliling di Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan Bukittinggi (TRIBUNPADANG.COM/M FUADI ZIKRI)

Kamera pertama yang ia gunakan kala itu adalah kamera analog dan hingga kini telah berganti kamera sebanyak tujuh kali.

"Sekarang saya menggunakan kamera digital Nikon," ujarnya sembari memperlihatkan perantinya.

Bagi Zulkarnain, momen yang paling berkesan adalah bertemu dengan orang yang pernah ia jepret, namun dengan usia yang berbeda.

"Hal yang paling saya ingat, ada yang datang ke saya dan dia minta di foto, dia bilang 'saya dulu pernah dipotret bapak, tapi waktu kecil'. Sekarang dia sudah punya anak," kisahnya.

"Ini yang menjadi salah satu kesenangan saya. Terkadang di sini kita juga menjadi tour guide, karena yang berkunjung ke sini kan tidak semua tahu denah," sambungnya.

Zulkarnain menyebut menjadi fotografer juga banyak pilunya. Ia pernah tak berpenghasilan seharian mangkal di tempat biasanya.

"Waktu Covid-19 dulu lebih parah, saya bahkan harus mencari pekerjaan lain, karena pariwisata kan tutup semua," ucapnya. (TribunPadang.com/ Muhammad Fuadi Zikri)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved