Hewan Ternak di Sumbar Positif PMK

Empat Ekor Sapi di Kota Pariaman Sembuh dari PMK, Masih Ada 37 Ternak Positif

Temuan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kota Pariaman sudah menjangkiti 37 ekor ternak, Selasa (24/5/2022).

Penulis: Panji Rahmat | Editor: afrizal
TribunPadang.com/Wahyu Bahar
Petugas Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Padang Pariaman tengah memeriksa seekor sapi, sebagai bentuk antisipasi penyebaran PMK, Rabu (18/5/2022) 

Laporan Reporter TribunPadang.com, Rahmat Panji

TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN- Temuan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kota Pariaman sudah menjangkiti 37 ekor ternak, Selasa (24/5/2022).

Total ternak terjangkit ini terdiri dari 36 ekor sapi dan satu ekor kerbau.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Marini Jamal, mengatakan bahwa ternak tersebut tersebar di tiga kecamatan.

Baca juga: Sudah 810 Ternak Warga di Sumbar Terinfeksi PMK, Ada 1 Ekor Kambing di Pasaman Barat

Baca juga: 5 Pasar Ternak di Sumbar Tutup 14 Hari, Antisipasi Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku

"Temuan kasus PMK ini di Kecamatan Pariaman Utara, Pariaman Timur dan Pariaman Selatan," katanya pada TribunPadang.com, Selasa (24/5/2022).

Dari 4 kecamatan yang ada di Kota Pariaman hanya satu kecamatan yang belum terpapar PMK yaitu kecamatan Pariaman Tengah.

Dari sebaran kasus PMK di Kota Pariaman, kecamatan Pariaman Selatan yang paling banyak terpapar sebanyak 31 ekor sapi.

Lalu di kecamatan Pariaman Utara sebanyak 3 ekor sapi dan 1 ekor kerbau dan Kecamatan Pariaman Timur sebanyak 2 ekor sapi.

Kasus positif ini ditetapkan sesuai dengan hasil labor dan temuan gejala klinis pada ternak yang berada satu kandang atau berdekatan dengan ternak positif melalui hasil labor.

Seluruh ternak yang terpapar PMK ini kata Marini sudah diisolasi oleh peternak agar tidak menular.

"Kami juga melakukan pengobatan, pembersihan kandang serta memberi vitamin untuk meningkatkan stamina ternak," terangnya.

Isolasi ini berlangsung selama kurang lebih 14 hari sesuai dengan masa inkubasi virus PMK.

Ia menambahkan pihaknya terus berusaha untuk bisa menahan angka penyebaran ini, dengan melakukan sosialisasi pada peternak dan mengobati ternak yang sudah terpapar.

Marini menerangkan bahwa angka ternak terjangkit PMK di Kota Pariaman sebelumnya berjumlah 41 ekor, namun sudah ada 4 ekor ternak sembuh, total tersisa 37 ekor ternak yang masih positif PMK.

"Alhamdulillah sudah ada yang sembuh sebanyak 4 ekor sapi di Kecamatan Pariaman Selatan," tuturnya.

Lebih lanjut hingga ditemui TribunPadang.com, Selasa (24/5/2022), pihaknya belum ada mendapat kaduan terkait suspek ternak terbaru di Kota Pariaman.(*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved