Hewan Ternak di Sumbar Positif PMK

Antisipasi Penyebaran PMK, Disnak Keswan Padang Pariaman Turunkan, Dua Tim Periksa Kesehatan Hewan

Dua tim dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Kabupaten Padang Pariaman diterjunkan untuk memeriksa kesehatan hewan ternak untuk m

Penulis: Wahyu Bahar | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/WAHYU BAHAR
Suasana Pasar Ternak Sungai Sariak Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (18/5/2022) siang. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN - Dua tim dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Kabupaten Padang Pariaman diterjunkan untuk memeriksa kesehatan hewan ternak untuk mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Disnak Keswan Padang Pariaman Bustanil Arifin kepada wartawan.

Bustanil mengatakan, pihaknya tengah fokus mengantisipasi penularan PMK pada hewan ternak di Padang Pariaman.

Pihaknya, kata dia, akan terus mengupayakan pemeriksaan hewan ternak, baik di pasar maupun ternak milik warga.

Ia mengatakan, informasi dari pihaknya di lapangan, per Jumat (20/5/2022) dipastikan ada penambahan hewan ternak di Padang Pariaman yang terjangkit PMK.

"Dua tim sudah di lapangan, sudah bisa dipastikan ada tambahan kasus," ujar Bustanil kepada wartawan, Jumat (20/5/2022).

Baca juga: Hingga Kamis, 19 Mei 2022, Tercatat 81 Ekor Hewan Ternak di Padang Pariaman Terinfeksi PMK

Petugas Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Padang Pariaman tengah memeriksa seekor sapi, sebagai bentuk antisipasi penyebaran PMK, Rabu (18/5/2022)
Petugas Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Padang Pariaman tengah memeriksa seekor sapi, sebagai bentuk antisipasi penyebaran PMK, Rabu (18/5/2022) (TribunPadang.com/Wahyu Bahar)

Baca juga: Penyakit Mulut dan Kaki di Sumbar Masih, Status Tertular dari Hasil Uji Laboratorium

Namun Bustanil belum bisa memastikan jumlah penambahan kasus perhari ini.

"Kami tunggu informasi yang akurat dari tim yang masih di lapangan," tambahnya.

Dikatakannya, saat ini pihaknya tengah berada di Pasar Sungai Sariak untuk menyemprot disinfektan di lingkungan pasar tersebut.

Penyemprotan ini, kata dia, juga dihadiri oleh Wakil Bupati Rahmang, Disnak Keswan, camat, wali nagari, kepala Pasar Ternak tengah berada di Pasar Ternak Sungai Sariak.

Diketahui, Pasar Ternak Sungai Sariak ialah salah satu pasar ternak terbesar di Kabupaten Padang Pariaman.

Pasar ternak ini beroperasi satu kali dalam sepekan, yakni pada hari Rabu.

Biasanya, pedagang yang berjualan di Pasar Ternak Sungai Sariak juga datang dari luar Padang Pariaman.

Dilansir TribunPadang.com, penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak semakin merebak di Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Hingga Kamis (19/5/2022), Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Padang Pariaman mencatat, ada 81 hewan ternak yang terpapar PMK.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved