Tata Cara Sholat Idul Fitri Beserta Bacaan Niat Lengkap Sendiri dan Berjamaah

Berikut bacaan niat sholat Idul Fitri berjamaah: Ushalli sunnata li'idil fithri rak'ataini ma'muman/imaman lillahi ta'ala.

Tayang:
Editor: Mega Satriani Purwaningtyas
TribunPadang.com/Nadia Nazar
Ilustrasi Sholat Idul Fitri - Berikut tata cara sholat Idul Fitri disertai bacaan niat. 

TRIBUNPADANG.COM - Hari Raya Idul Fitri jatuh pada 1 Syawal 1443 H.

Pada hari tersebut, umat Islam juga akan melaksanakan sholat Idul Fitri.

Salat Idul Fitri merupakan salat sunnah dua rakaat yang dilaksanakan pada Hari Raya Umat Islam 1 Syawal.

Hukum sholat Idul Fitri termasuk dalam sunnah muakad, artinya salat ini walaupun bersifat sunah, tetapi sangat penting sehingga dianjurkan untuk tidak meninggalkannya.

Dikutip dari Buku Risalah Tuntunan Shalat Lengkap, waktu salat Idul Fitri dimulai dari terbit matahari sampai tergelincirnya.

Salat Idul Fitri ini hukumnya sunnah, boleh dikerjakan sendirian ataupun sebaiknya dilakukan berjama'ah.

Baca juga: Baznas Sijunjung Serahkan Bantuan Dana Zakat Tahap I, Untuk 1.131 Mustahik

Baca juga: Cara Membayar Zakat via Online, Ketahui Besaran Zakat Fitrah Tahun 2022 serta Bacaan Niat

Tata Cara Sholat Idul Fitri

Dikutip dari laman bimasislam.kemenag.go.id, berikut niat dan tata cara pelaksanaan salat Idul Fitri:

1. Jika berjamaah, jumlah jemaah yang salat minimal 4 orang, satu orang imam dan 3 orang makmum.

Menurut Imam Ala’ al-Din al-Samarqandy, salat Idul Fitri boleh dilaksanakan minimal 2 orang.

2. Kaifiat salat Idul Fitri sebagai berikut:

a. Memulai dengan niat salat Idul Fitri, yang jika dilafalkan berbunyi:

Berjamaah

أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا\إِمَامًا) لله تعالى

Ushalli sunnata li'idil fithri rak'ataini ma'muman/imaman lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku berniat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”

Sendiri

Ushalli sunnata li'idil fithri rak'ataini lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku berniat shalat sunah Idul Fitri dua rakaat karena Allah ta’ala."

b. Membaca takbiratul ihram (الله أكبر) sambil mengangkat kedua tangan.

c. Membaca doa Iftitah.

d. Membaca takbir sebanyak 7 kali (di luar takbiratul ihram) dan di antara tiap takbir itu dianjurkan membaca:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Subhanallah walhamdu lillahi wa la ilaha illallahu wallahu akbar.

e. Membaca surah Al Fatihah, diteruskan membaca surah yang pendek dari Alquran.

f. Ruku’, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti salat biasa.

g. Membaca takbir sebanyak 5 kali sambil mengangkat tangan, di luar takbir saat berdiri (takbir qiyam), dan di antara tiap takbir disunnahkan membaca:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ.

Subhanallah walhamdu lillahi wa la ilaha illallahu wallahu akbar.

h. Membaca Surah Al Fatihah, diteruskan membaca surah yang pendek dari Alquran.

i. Ruku’, sujud, dan seterusnya hingga salam.

j. Setelah salam, disunnahkan mendengarkan khutbah Idul Fitri.

3. Pelaksanaan khutbah dilakukan secara singkat, apabila dilakukan secara berjamaah.

Baca juga: Cara Sholat Malam Lailatul Qadar, Dimulai dengan Niat hingga Salam, Serta Doa yang Dianjurkan Dibaca

Amalan Sunah Sholat Idul Fitri

Adapun amalan sunah pelaksanaan salat Idul Fitri antara lain:

1. Mandi dan memotong kuku;

2. Memakai pakaian terbaik dan wangi-wangian;

3. Makan sebelum melaksanakan salat Idul Fitri;

4. Mengumandangkan takbir hingga menjelang salat;

5. Saling bermaafan dengan mengucapkan: Taqabalallâhu minnâ wa minkum.

(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved