Bacaan Doa Ziarah Kubur Dilengkapi Terjemahan Bahasa Indonesia serta Tata Cara Ziarah Kubur

Berikut bacaan doa ziarah kubur sesuai Islam. Menjelang bulan Ramadhan, banyak umat muslim melakukan ziarah kubur. Simak bacaan doa ziara kubur

Editor: Mona Triana
TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI
Ilustrasi : Para peziarah kubur di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tunggul Hitam tampak sepi, Kamis (23/4/2020) 

TRIBUNPADANG.COM - Berikut bacaan doa ziarah kubur sesuai Islam.

Menjelang bulan Ramadhan, banyak umat muslim melakukan ziarah kubur.

Simak bacaan doa ziara kubur :

“Wabdìlhu daaran khaìran mìn daarìhì wa zaujan khaìran mìn zaujìhì. Wa adkhìlhul jannata wa aìdzhu mìn adzabìl qabrì wa mìn adzabìnnaarì wafsah lahu fì qabrìhì wa nawwìr lahu fìhì.”

Artinya : “Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran.”

“Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, isteri yang lebih baik dari isterinya. Masukkanlah dia ke dalam surga, berikanlah perlindungan kepadanya dari azab kubur dan azab neraka. Lapangkanlah baginya dalam kuburnya dan terangilah dia di dalamnya.” (HR. Muslim).

Baca juga: Bacaan Sholawat Tibbil Qulub Dilengkapi Terjemahan dan Manfaat Membaca Sholawat Nabi Muhammad SAW

Baca juga: Lirik Sholawat Tibbil Qulub Dilengkapi Teks Bahasa Indonesia dan Bahasa Arab

Dosen IAIN Metro Lampung, Muhammad Nasrudin mengatakan, ziarah kubur pada dasarnya sesuatu yang dibolehkan bahkan disunnahkan.

Rasulullah dulu pernah melarang umatnya untuk melakukan ziarah kubur, tapi hal itu sudah diperbolehkan kembali.

 
Berkaitan dengan hal ini, Rasulullah bersabda dalam salah satu haditsnya: كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ فَزُورُوهَا

"Dahulu saya melarang kalian berziarah kubur, tapi (sekarang) berziarahlah kalian," (HR. Muslim).

"Tujuannya untuk mengingatkan kematian. Rasul dulu pernah melarang untuk ziarah kubur."

"Ketika zaman jahiliyah dulu orang-orang datang ke kuburan untuk meratapi kematian, menangisi dijadikan tempat sesembahan, maka Rasul melarang untuk ziarah kubur." 

"Tapi ketika Islam sudah kuat, Rasul kemudian memperbolehkan ziarah kubur. Karena ziarah kubur dapat mengingatkan kita pada kematian," kata Nasruddin di Program Oase Tribunnews, Jumat (4/3/2022).

Pelaksanaan ziarah kubur mesti dilakukan dengan niat bersih, yakni untuk mengingat kematian.

Apabila ziarah kubur ditujukan untuk mendapatkan berkah dan minta doa restu atau wangsit maka hal itu tidak di bolehkan.

Baca juga: Lirik Sholawat Antassalam dan Terjemahan Bahasa Indonesia, Dilengkapi Teks Tulisan Arab

Baca juga: Bacaan Sholawat Nabi Muhammad SAW: Bukti Kecintaan Umat kepada Rasulullah, dan Simak Dalil Amalan

Tata Cara Ziarah Kubur

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved