Penanganan Covid

Fitur Baru PeduliLindungi Sijejak, Kemenkes Rilis untuk Pelacakan, Kontak Erat Covid-19 Jarak Dekat

MELALUI Digital Transformation Office (DTO), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) secara resmi meluncurkan satu fitur terbaru.

Editor: Emil Mahmud
covid19.go.id
Ilustrasi: Kemenkes meluncurkan fitur baru, Sijejak untuk pelacakan kontak erat Covid-19 jarak dekat 

MELALUI Digital Transformation Office (DTO), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) secara resmi meluncurkan satu fitur terbaru.

Kali ini, Kemenkes Republik Indonesia (RI) secara resmi meluncurkan satu fitur terbaru di PeduliLindungi, yakni Sijejak.

Sejauh ini Sijejak merupakan fitur pelacakan kontak erat Covid-19 jarak dekat.

"Fitur ini membantu pengguna PeduliLindungi mendapatkan informasi lebih cepat saat dirinya terdeteksi sebagai salah satu yang melakukan kontak erat dengan orang terkonfirmasi positif Covid-19."

"Sehingga mereka dapat segera melakukan tes dan karantina mandiri," ujar Chief of DTO Kemenkes, Setiaji, Kamis (10/3/2022), dikutip dari laman Kemenkes.

Baca juga: Kemenkes Antisipasi Kasus Omicron, Budi Gunadi Sadikin: Perkuat Aspek SDM, Alkes, dan Farmasi

Fitur Sijejak PeduliLindungi
Fitur Sijejak PeduliLindungi (Covid19.go.id)

Baca juga: 8 Provinsi Tercatat Kasus Harian Positif Covid-19 Telah Melandai, Termasuk Sumbar, dan DKI Jakarta

Setiaji menerangkan, Sijejak akan memanfaatkan pertukaran sinyal Bluetooth dari jarak kurang dari dua meter untuk mengumpulkan data kontak erat di antara para pengguna aplikasi PeduliLindungi dan menyimpannya di masing-masing ponsel maksimal selama 14 hari.

Ketika suatu saat pengguna Sijejak terdeteksi sebagai orang yang positif Covid-19, maka sistem akan meminta persetujuan untuk mengunggah data pertukaran Bluetooth yang telah disimpan.

Setelah data terunggah, pengguna lain yang terdata kontak erat dengan orang kasus positif tersebut akan mendapatkan pemberitahuan dan himbauan untuk melakukan tes hingga karantina mandiri melalui aplikasi WhatsApp.

Dalam implementasinya, Setiaji juga menjamin privasi dan keamanan data pengguna akan tetap terlindungi.

"Selain pertukaran data terjadi secara anonim, semua data juga terenkripsi dan tidak ada informasi terkait identitas pribadi yang disimpan oleh sistem maupun disebar antar pengguna," tambahnya.

Fitur Sijejak dapat digunakan di aplikasi PeduliLindungi versi 4.1.16 untuk pengguna Android 6.0 (Marshmallow) ke atas dan seluruh pengguna iOS.

Cara Menggunakan Fiur Sijejak di PeduliLindungi:

- Unduh aplikasi PeduliLindungi versi terbaru

- Buat akun baru atau log in bila telah memiliki akun PeduliLindungi

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved