Penanganan Covid

Kemenkes Antisipasi Kasus Omicron, Budi Gunadi Sadikin: Perkuat Aspek SDM, Alkes, dan Farmasi

MENKES RI atau Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikan mengungkapkan adanya tambahan kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia

Editor: Emil Mahmud
KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
Ilustrasi Covid-19 Varian Omicron. 

MENKES RI atau Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikan mengungkapkan adanya tambahan kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia.

Berdasarkan catatan terakhir pada Senin (3/1/2021), total kasus Omicron di Indonesia mencapai 152 pasien.

Di antaranya, 146 pasien merupakan imported case, sedangkan 6 pasien lainnya adalah kasus tranmisi lokal.

Budi mengatakan, dari total 152 pasien Omicron, sebagian pasien tak bergejala, kemudian sebagian pasien dengan gejala ringan.

"Dari 152 kasus yang masuk ke Indonesia, setengahnya tanpa gejala setengahnya lagi sakit ringan."

"Mereka tidak butuh oksigen dan saturasinya masih di atas 95 persen," jelas Budi dalam konferensi persnya secara virtual, Senin (3/12/2021), dikutip dari laman pers Kemenkes.

Bahkan, kata Budi, sekitar 23 persen dari total pasien Omicron sudah kembali ke rumah.

"Sampai sekarang tidak ada yang membutuhkan perawatan serius di RS, cukup diberi obat dan vitamin," lanjutnya.

Ada 21 Kasus Baru Covid-19 Omicron Ditemukan di Indonesia, Kemenkes: Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers secara daring terkait Evaluasi PPKM, Senin (3/1/2022).
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers secara daring terkait Evaluasi PPKM, Senin (3/1/2022). (Tangkap layar kanal YouTube Sekretariat Presiden)

Baca juga: Kasus Omicron Bertambah, Epidemiolog Sebut tak Perlu Tutup Penerbangan: Ada Skrining & Karantina

Melihat pasien Omicron yang terus bertambah, apa saja langkah Kemenkes antisipasi lonjakan kasus?

Menkes Budi mengatakan pihaknya telah memperkuat fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk aspek penunjang seperti SDM Kesehatan serta farmasi dan alat kesehatan atau Alkes.

Dikatakannya, sebanyak 110 ribu kamar RS sudah disiapkan untuk pasien Covid-19.

"Jumlah tempat tidur di Indonesia ada sekitar 400 ribu, 30 persen  atau 120 ribu kita dedikasikan untuk Covid-19, sekarang yang terisi sekitar 240-250 ribu tempat tidur."

"Jadi masih ada room sekitar 110 ribu yang sebelumnya memang sudah kita alokasikan untuk Covid-19," tuturnya.

Lanjut Budi, pihaknya juga menyiapkan kebutuhan oksigen medis sebagai antisipasi kelangkaan oksigen.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved