Varian Omicron di Sumbar

Waspadai Lonjakan Omicron, Pemprov Sumbar Siapkan 44 RS Layani Pasien Covid-19

Kewaspadaan atas lonjakan kasus Omicron, Pemprov Sumbar menyiapkan 44 rumah sakit (RS) guna melayani pasien Covid-19.

Tayang:
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
Ilustrasi Covid-19 Varian Omicron. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kewaspadaan atas lonjakan kasus Omicron, Pemprov Sumbar menyiapkan 44 rumah sakit (RS) guna melayani pasien Covid-19.

Sejauh ini kemunculan varian baru virus corona (Covid-19) Omicron di Sumbar berpotensi lebih menular dibandingkan varian sebelumnya.

Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, Fionaliza mengatakan Pemerintah Provinsi Sumbar siap menghadapai lonjakan kasus Covid-19 varian omicron. 

Menurut dia, saat ini pemerintah menyiagakan 44 rumah sakit layanan covid-19 dan 22 RS rujukan Covid-19.

Dari puluhan rumah sakit itu, sebanyak 1.360 tempat tidur untuk pasien Covid-19 telah tersedia. 

"Dari 1.360 tempat tidur, 807 diantaranya berada di RS rujukan Covid-19," kata Fionaliza saat ditemui, Kamis (27/1/2022).

Di rumah sakit itu, kata Fio, telah dilengkapi dengan SDM yang mumpuni mulai dari dokter spesialis paru, penyakit dalam, dan rontgen.

Begitu juga dengan oksigen dan ventilator. Ia menyebut semua tersedia di rumah sakit rujukan Covid-19.

"Jadi tingkat keterisian RS layanan Covid-19 Sumbar semua itu 3,6 persen, kalau rujukan Covid-19 2,97 persen per 26 Januari 2022," ungkap Fio.

Fio juga menyampaikan mengantisipasi meluasnya Omicron, pihaknya akan melakukan langkah promotif, penyuluhan kepada masyarakat terkait protokol kesehatan.

Lalu melakukan upaya preventif dengan meningkatkan cakupan vaksinasi 70 persen.

Lalu kuratif, meningkatkan sarana prasarana mulai dari masyarakat itu sendiri. 

"Kita punya nagari tageh, meskipun dalam kondisi terkendali rumah isolasi sempat divakumkan, pada prinsipnya jika dibutuhkan akan diaktifkan kembali," terang Fio.

Selain itu, beberapa kabupaten kota, lanjutnya juga telah menyiapkan isolasi terpusat.

Meski sekarang belum difungsikan, namun jika terjadi lonjakan daya tampung cukup besar. 

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved