Pariaman

4.000 Liter Minyak Goreng Ludes Hari Pertama Pasar Murah di Pariaman, 

Dalam rentang waktu sekira dua jam, 4.000 liter minyak goreng Rp 14 ribu ludes dibeli oleh masyarakat Kota Pariaman, Senin (24/1/2022).

Penulis: Wahyu Bahar | Editor: afrizal
TribunPadang.com/WahyuBahar
Suasana operasi pasar murah minyak goreng di Kota Pariaman, Senin (24/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Wahyu Bahar

TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN- Dalam rentang waktu sekira dua jam, 4.000 liter minyak goreng Rp 14 ribu ludes dibeli oleh masyarakat Kota Pariaman, Senin (24/1/2022).

Adapun hari pertama operasi pasar murah minyak goreng di Pariaman ini digelar di parkiran depan Pasar Rakyat.

Sekira pukul 08.30 WIB stan yang menyediakan minyak goreng sudah diburu oleh masyarakat Pariaman.

Baca juga: Pesona Wisata Sawah di Kota Pariaman, Syerli: Malam Hari Lebih Indah

Baca juga: Mulai Besok Ada Operasi Pasar Murah Minyak Goreng di Pariaman, Hari Pertama di Lapangan Parkir Pasar

Kemudian, sekira pukul 10.30 WIB semua minyak goreng yang tersedia habis dibeli oleh masyarakat.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Pariaman Alyendra mengatakan masing-masing orang maksimal hanya dapat membeli sebanyak dua liter minyak goreng.

Suasana operasi pasar murah minyak goreng di Kota Pariaman, Senin (24/1/2022).
Suasana operasi pasar murah minyak goreng di Kota Pariaman, Senin (24/1/2022). (TribunPadang.com/WahyuBahar)

Ia melihat bahwa antusiasme masyarakat sangat tinggi dengan operasi pasar murah minyak goreng itu.

Berdasarkan pantauan pihaknya, harga minyak goreng di ritel dan mini market sudah terjadi penurunan harga.

"Sedangkan di pasar rakyat masih dikisaran Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu," ujar Alyendra. Senin (24/1/2022).

Harapannya, dengan adanya operasi pasar murah ini dapat menekan harga pasar artinya harga minyak goreng segera merata di Kota Pariaman.

"Kita diberi tenggang waktu satu pekan oleh pemerintah pusat untuk penyesuaian harga di pasar, artinya jangan sampai pedagang kita merugi," kata dia. 

Sementara itu, ia berujar bahwa pihaknya memastikan bahwa akan terus memantau harga minyak goreng dan kebutuhan pokok lainnya.

"Sidak secara menyeluruh tidak, tapi anggota kami setiap hari mengecek harga minyak goreng maupun  kebutuhan pokok lainnya," lanjut Alyendra.

Terakhir, ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang dalam hal ini ialah Kementerian Perdagangan RI.

"Terima kasih dulu kepada pemerintah pusat, kami dapat jatah 10.000 liter minyak goreng.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved