Breaking News:

Berita Agam Hari Ini

Sempat Diusir, Harimau Sumatera Serang 3 Sapi hingga Mati di Palembayan, Kabupaten Agam

Satu Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) muncul di pemukiman masyarakat kawasan Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
Istimewa/Dok.BKSDA Sumbar - Ardi Andono)
Harimau Sumatera saat dilepasliarkan di Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumbar pada Jumat (30/7/2021). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Satu Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) muncul di pemukiman masyarakat kawasan Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (6/1/2022).

Camat Palembayan, Sabirun, mengatakan peristiwa kemunculan harimau sumatera muncul menyerang hewan ternak warga pada pertengahan bulan atau medio Desember 2021.

"Harimau ini menyerang hewan ternak jenis sebanyak tiga sapi hingga mati di Maua Hilia, Jorong Kayu Pasak Timur, Nagari Salareh Aia," kata Sabirun.

Dikatakannya, Harimau Sumatera ini hanya datang menyerang dan tidak memakan ternak sapi ini.

"Sebelumnya telah dilakukan pengusiran juga oleh petugas BKSDA, tapi datang lagi," kata Sabirun.

Baca juga: Hasil Kamera Trap Lokasi Harimau Sumatera Terkam Sapi Warga di Palembayan, BKSDA: Sudah 2 Malam

Harimau Sumatera yang terlibat konflik dengan manusia di Siak Riau dibawa ke PR-HSD ARSARI Dharmasraya, Sumbar, Jumat (10/9/2021).
Harimau Sumatera yang terlibat konflik dengan manusia di Siak Riau dibawa ke PR-HSD ARSARI Dharmasraya, Sumbar, Jumat (10/9/2021). (Dok PR-HSD ARSARI Dharmasraya)

Baca juga: Wali Nagari Sebut Sapi yang Diserang Harimau Sumatera di Palembayan Berada Dalam Kandang

Sabirun menyebutkan, sampai saat ini petugas BKSDA Sumbar sedang melakukan penanganan di lokasi kejadian.

"Terakhir-terakhir ini tidak ada muncul lagi. Harimau ini muncul pada malam hari dan pada siang hari tidak ada," kata Sabirun.

Disebutkannya, dikarenakan muncul pada malam hari sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu.

Selain itu, hewan ternak masyarakat juga sudah dimasukkan ke dalam kandang pada saat sore hari.

"Namun, masyarakat merasa khawatir juga dan pada malam hari tidak berani keluar rumah," kata Sabirun.(TribunPadang.com/Rezi Azwar)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved