Breaking News:

Target Bupati Tanah Datar Eka Putra di 2022: Tak Ada Lagi THL yang Gadai Cincin Kawin Demi Hidup

Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan resolusi tahun 2022. Ia menegaskan Pemerintah Daerah memasuki tahun 2022 harus lebih baik lagi. 

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Bupati Tanah Datar Eka Putra saat ditemui, Rabu (5/1/2022)  

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan resolusi tahun 2022.

Ia menegaskan Pemerintah Daerah memasuki tahun 2022 harus lebih baik lagi. 

Gaji pegawai honor dan perangkat nagari menjadi perhatian.

Baca juga: Jelang Tahun Baru, Masuk ke Tanah Datar Wajib Vaksin, Ada Posko dan Gerai di Setiap Perbatasan

Baca juga: Operasi SAR Pencarian Warga Tanah Datar yang Hilang Ditutup, Korban Telah Ditemukan

Jika 2021, honor Tenaga Harian Lepas (THL) dan perangkat Nagari honornya terlambat cair, sehingga ada yang jual cincin kawin atau gadaikan sepeda motor untuk menutupi kebutuhannya, maka 2022 tidak boleh terjadi lagi.

"Awal saya dilantik, 4 bulan THL tidak digaji. Ada yang menggadaikan cincin kawin dan menggadaikan motornya untuk hidup."

"Pada 2022 ini, saya tidak ingin itu terjadi," tegas Eka Putra, Rabu (5/1/2022).

Baca juga: Warga Tanah Datar yang Dilaporkan Hilang Berhasil Ditemukan dengan Selamat, Korban Telah Dievakuasi

Baca juga: Update Orang Hilang di Tanah Datar, Korban Mengalami Keterbelakangan Mental Ada Penyakit Epilepsi

Menurut Eka Putra, gaji THL itu harus dibayarkan tepat waktu. 

Sebab mereka sudah bekerja profesional dan melaksanakan kewajibannya.

"Maka haknya harus diterima tepat waktu. Itu arahan saya ke OPD, terutama bagian keuangan. Sebab ada ribuan orang THL di Tanah Datar," jelas Eka Putra. 

Baca juga: Warga Tanah Datar Dilaporkan Hilang, Terakhir Keluar Rumah Senin Malam

Baca juga: Cakak Berdarah 2 Lawan 1 di Sungai Tarab Tanah Datar, 1 Meninggal Dunia dan 1 Dirawat Intensif di RS

Di sisi lain, Eka Putra menambahkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Tanah Datar dikisaran 10 persen dari jumlah APBD harus meningkat lagi. 

Kemudian pelayanan urusan perizinan, pengelolaan aset menjadi sektor perhatian yang ditingkatkan.

Baca juga: Simpan Sabu di Bawah Meja, Warga Dharmasraya Dibekuk Tim Tarantula Polres Tanah Datar

Karena masih ada pengusaha mengeluh pengurusan perizinan lama dan sulit. 

"Saya tegaskan dinas terkait di 2022 melayani harus cepat, mudah, ramah dan tidak berbelit, namun tentunya sesuai aturan berlaku," tegas Eka Putra. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved