Breaking News:

Berita Kabupaten Limapuluh Kota

Bencana Banjir dan Longsor di Galugua Lima Puluh Kota, Wali Nagari: Bantuan Terkendala, Jalan Putus

Hujan dengan intensitas tinggi melanda Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumate

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA
Akibat curah hujan tinggi serta air sungai meluap, yang menyebabkan banjir melanda serta merusak infra struktur jalan di Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sabtu (1/1/2022). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Hujan dengan intensitas tinggi melanda Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Sabtu (1/1/2022).

Akibatnya, ratusan rumah warga terendam banjir menyusul luapan Sungai Batang Kapur dan sungai kecil lainnya di kawasan tersebut.

Informasi yang dihimpun TribunPadang.com, kondisi bencana alam tidak hanya banjir, longsor juga melanda Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumbar.

"Terjadinya banjir dan longsor merusak perumahan, perkebunan warga dan Infrastruktur jalan di Galugua," kata Wali Nagari Galugua, Zulfahmi, Senin (3/1/2022).

Adapun dampak dari bencana tersebut, kata Zulfahmi, empat rumah dalam keadaan rusak berat dan 194 rumah yang terkena banjir.

Kemudian, diperkirakan lebih kurang 38 hektare (Ha) perkebunan warga terendam banjir.

Baca juga: Yuni: Pengobatan Saya Lancar Didampingi, Program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat

Galugua banjir
Lantaran meluapnya Sungai Batang Kapur dan sungai kecil lainnya di kawasan itu, menjadi penyebab bencana alam yang melanda Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sabtu (1/1/2022) lalu.

"Lebih dari 10 titik jalan terkena longsor baik jalan provinsi maupun jalan kabupaten. Ada juga 1 buah polongan jalan kabupaten terputus," terang Zulfahmi.

Selain itu, 1 buah rakit penyeberangan Sumbar-Riau dibawa arus Sungai Batang Kampar.

"Akses Sialang ke Galugua itu lumpuh total."

"Hari ini baru (Senin 3/1/2022) alat berat dari provinsi masuk untuk membenahi. Kondisi sedang kritis."

Baca juga: Update Banjir dan Longsor di Lima Puluh Kota, BPBD Imbau Warga di Daerah Aliran Sungai Waspada 

Meluap Kapur
Akibat meluapnya Sungai Batang Kapur dan sungai kecil lainnya di kawasan itu, menjadi penyebab bencana alam yang melanda Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sabtu (1/1/2022).

Baca juga: Banjir dan Longsor Landa Lima Puluh Kota, Kebutuhan Warga Masih dalam Pendataan

"Akses jalan tidak bisa ditempuh. Kondisi rumah, perkebunan rakyat habis semua," ungkap Zulfahmi.

Sekarang, kata Zulfahmi, yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat setelah pasca kejadian bencana adalah kebutuhan pokok seperti sembako, pakaian, dan peralatan dapur.

"Sampai sekarang belum ada bantuan yang masuk, yang dibutuhkan warga soal makan dan minum, tapi barang-barang tidak bisa masuk. Jalan banyak yang longsor," jelas Zulfahmi.(TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita)

 

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved