Banjir Melanda Kabupaten Pasaman, Rendam Rumah, Lahan Pertanian, dan Jembatan Menjadi Rusak

Akibat  hujan dengan intensitas tinggi membuat banjir di Nagari Alahan Mati, Kecamatan Simpang Alahan Mati, Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatra Barat

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Mona Triana
BPBD Pasaman
Banjir di Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat, Kamis (23/12/2021) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PASAMAN - Akibat  hujan dengan intensitas tinggi membuat banjir di Nagari Alahan Mati, Kecamatan Simpang Alahan Mati, Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Plt Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pasaman, Rismanto, mengatakan banjir melanda kawasan Nagari Alahan Mati, Kecamatan Simpang Alahan Mati.

Baca juga: Pemko Pariaman Bantu 1 Ton Beras untuk Korban Banjir Ulakan, Genius Umar Bersua Suhatri Bur

Baca juga: Banjir di Sejumlah Daerah Sumbar Mulai Surut, BPBD Imbau Warga Tetap Waspada

Ia mengatakan banjir terjadi akibat hujan yang terjadi sejak pukul 11.00 WIB pada Kamis (23/12/2021).

"Akibatnya hujan ini membuat meluapnya air sungai Batang Pulan dan Sungai Batang Simpai," kata Rismanto, Jumat (24/12/2021).

Baca juga: Banjir Prestasi, Ini Beragam Penghargaan yang Diraih PT Semen Padang Tahun 2021

Baca juga: Banjir Berangsur Surut Setelah Warga Gotong Royong Perbaiki Aliran Sungai Jati Muara Ulakan Tapakis

Ia mengatakan, air menggenangi kawasan pemukiman masyarakat mencapai setinggi 2 meter.

"Untuk pendataan sementara kejadian ini terjadi di tiga titik, yaitu Jorong Bukik Malintang, Jorong Pasar, dan Jorong Guguak Silareh Ayia," katanya.

Kawasan Jorong Bukik Malintang terdapat Kantor Wali Nagari Alahan Mati tertimpa longsor.

Baca juga: Pemukiman di Manggopoh Palak Gadang Ulakan Tapakis Direndam Banjir, Warga Butuh Dapur Umum

Baca juga: Banjir Genangi Korong Baruah Ulakan Tapakis, 120 Warga Mengungsi, 17 Hektar Sawah Terendam Banjir

Selain itu, juga terdapat rumah dan warung hanyut dibawa arus sungai Batang Pulang.

"Terdapat juga jembatan utama rusak," katanya.

Sedangkan di Jorong Pasar warung hanyut dan jembatan penghubung ambruk,

"Sebanyak 25 unit rumah terendam banjir dengan ketinggian mencapai 2 meter di Jorong Silareh Ayia," katanya.

Baca juga: Curah Hujan Tinggi, Lima Daerah di Sumbar Terdampak Bencana Banjir hingga Tanah Longsor

Baca juga: Banjir Rendam Lubuak Kumpai Pesisir Selatan, 2 Orang Nenek Dievakuasi dengan Perahu Karet

Ia mengatakan, masyarakat sempat diungsikan ke lokasi aman terdekat dari kejadian.

"Kami juga mendapat laporan adanya kerusakan pada lahan pertanian seluas 50 hektar," katanya.

Baca juga: Masyarakat Terdampak Banjir di Pessel Butuh Makanan Siap Saji, Pakaian Siap Pakai, dan Air Mineral

Dikatakannya, kondisi terkini terkait banjir sudah kembali surut dan warga sudah kembali ke rumahnya.

"Masyarakat yang terdampak banjir juga sudah melakukan bersih-bersih rumah," katanya. (*)

 

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved