Peristiwa Persatuan & Kesatuan Apa yang Dijelaskan Bacaan Dampak Persatuan terhadap Diri Sendiri?

Peristiwa peratuan dan kesatuan apa yang dijelaskan dalam bacaan Dampak Persatuan dan Kesatuan terhadap Diri Sendiri? tema 9 kelas 6 halaman 166

Tayang:
Editor: Rima Kurniati
Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013
Peristiwa Persatuan & Kesatuan Apa yang Dijelaskan Bacaan Dampak Persatuan terhadap Diri Sendiri? 

“Kok kamu pulang sekolah malah cemberut, Sayang? Ada apa?” tanya Mama keheranan.

“Aku kesal, Ma. Hari Sabtu nanti sekolah akan mengadakan pameran batik. Lalu semua siswa akan diminta memakai baju batik,” jawab Lulu.

“Wah, bagus dong kalau begitu,” sahut Kak Naila yang baru muncul dari dapur. Kak Naila adalak kakak Lulu yang sudah kuliah. Hari ini Kak Naila tidak ada jadwal kuliah.

“Batik itu kan khas Indonesia. Kalau kita senang memakai batik artinya kita senang melestarikan budaya Indonesia,” lanjut Kak Naila.

Tapi Lulu masih saja cemberut. Rupanya Lulu tidak suka memakai batik.

Menurut pikirannya batik itu hanya dikenakan oleh orang dewasa. Anakanak seusianya tidak cocok memakai batik.

“Begini saja,” usul Mama. “Bagaimana kalau nanti sore kita berwisata batik ke Trusmi?”

“Wisata batik?” tanya Lulu keheranan.

“Wah, itu ide yang bagus. Aku juga mau beli batik, ya Ma,” ujar Kak Naila bersemangat.

Mama tersenyum dan mengangguk. “Tentu. Kita pergi bertiga nanti.”

Sorenya, Lulu pergi bersama Mama dan Kak Naila ke Desa Trusmi di Plered, Cirebon. Mereka bertiga pergi dengan menggunakan alat angkutan perkotaan. Di Trusmi memang terdapat banyak toko yang menjual berbagai jenis batik.

“Cirebon adalah salah satu kota penghasil batik di Indonesia, lho,” kata Mama sambil mengajak Lulu dan Kak Naila memasuki salah satu toko batik.

Lulu hanya mengangguk.

“Benar,” sahut Kak Naila. “Di Trusmi ini pusat batik Cirebon.”

Lulu pun diajak melihat berbagai jenis batik, termasuk salah satu motif batik khas Cirebon yang terkenal yaitu motif batik mega mendung.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved