Breaking News:

Tak hanya Berita Hoaks Persoalan Teknis Juga Jadi Penyebab Warga Perkotaan Enggan Vaksinasi Covid-19

Persoalan teknis ternyata juga menjadi penyebab warga di kota besar enggan menerima vaksin Covid-19. 

Editor: afrizal
TRIBUNPADANG.COM/RAHMAT PANJI
Suasana saat berlangsungnya kegiatan vaksinasi di Puskesmas Ambacang, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (18/8/2021) 

TRIBUNPADANG.COM- Beredarnya hoaks tak melulu menjadi hambatan warga  perkotaan enggan ikut vaksinasi Covid-19. 

Persoalan teknis ternyata juga menjadi penyebab warga di kota besar enggan menerima vaksin Covid-19. 

Hal tersebut dikatakan Ketua Yayasan Sinergi Vaksinasi Merdeka Devie Rahmawati dalam kegiatan virtual dialog KCPEN, Rabu (24/11/2021).

Baca juga: IDI Minta Pemerintah Jaga Ketersediaan Tabung Oksigen hingga Obat Hadapi Kemungkinan Covid-19 Gel 3

Baca juga: Antisipasi Gelombang 3 Kasus Covid-19, BIN Percepat Vaksinasi di Empat Daerah Sumbar

"Isu bahwa masyarakat enggan vaksin karena misalnya urusan ideologis itu padahal tidak sama sekali. Keengganan masyarakat di Jakarta dan daerah penyangga untuk vaksinasi Covid-19 terkait persoalan teknis," ujarnya dalam kegiatan virtual dialoag KCPEN, Rabu (24/11/2021).

Menurut Devie, berdasarkan pengamatan yang dilakukan pihaknya, masyarakat di kota besar enggan pergi ke sentra vaksinasi karena persoalan teknis.

Seperti tidak memiliki kendaraan untuk mengakses sentra vaksinasi serta keseharian masyarakat adalah pekerja harian.

"Ketika sebuah lokasi vaksinasi itu terpusat maka yang terjadi adalah semua orang menuju di sana lalu muncul antrian ketika antri berarti kan butuh waktu lebih lama untuk bisa mendapatkan kesempatan divaksin bagi saudara-saudara kita yang memiliki pendapatan harian ini tentu saja menyulitkan," jelas Devie.

Untuk itulah, diperlukan strategi yang dapat memudahkan masyarakat menerima vaksinasi Covid-19.

Bekerjasama dengan Polri, stakeholder, sektor swasta lain, Yayasan Sinergi Vaksinasi Merdeka membuat sentra vaksinasi yang dekat dengan masyarakat.

Seperti di lokasi pos kamling maupun rumah tokoh masyarakat.

"Sehingga hambatan ongkos untuk ke tempat vaksinasi lalu belum lagi kena antrian lama harus beli makanan lalu kemudian yang ketiga harus kehilangan waktu untuk memperoleh pendapatan itu semua bisa diatasi," ungkap dia.

Melalui strategi ini juga diharapkan dapat mengindentifikasi setiap wilayah siapa saja warga yang tidak mau divaksinasi.

"Kalau sudah tahu ada yang tidak mau pasien kami lebih mudah melakukan komunikasi sosial untuk mengatasinya," kata Devie.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ini Penyebab Masyarakat Perkotaan Enggan Vaksinasi Covid-19, https://www.tribunnews.com/nasional/2021/11/24/ini-penyebab-masyarakat-perkotaan-enggan-vaksinasi-covid-19.
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Johnson Simanjuntak

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved