Antisipasi Gelombang 3 Kasus Covid-19, BIN Percepat Vaksinasi di Empat Daerah Sumbar

Jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Sumatera Barat (Sumbar) sudah menurun. Bahkan sempat tidak ada penambahan kasus baru alias "zero kasus". 

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
Ist/BIN Daerah Sumbar
Badan Intelejen Negara (BIN) daerah Sumbar kembali "menggempur” 4 daerah dengan vaksin jenis Sinovac dan Pfizer, Selasa (23/11/2021). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Sumatera Barat (Sumbar) sudah menurun.

Bahkan sempat tidak ada penambahan kasus baru alias "zero kasus". 

Meski demikian, ledakan kasus gelombang ke-3 tetap saja berpotensi terjadi. 

Baca juga: Hermawan Ardianto Isi Posisi Manajer Semen Padang FC Setelah Effendi Syahputra Pamit

Baca juga: Cara Mengenali, dan Menggunakan Antioksidan, selama Melawan Corona

Untuk mengantisipasi potensi ledakan kasus gelombang ke-3, Badan Intelejen Negara (BIN) daerah Sumbar kembali "menggempur” 4 daerah dengan vaksin jenis Sinovac dan Pfizer, Selasa (23/11/2021).

Keempat daerah itu yakni, Kabupaten Pesisir Selatan, Padang Pariaman, Agam dan Tanah Datar dengan target penerima dosis vaksin sebanyak, 5.170 yang terdiri atas 800 pelajar dan 4.370 masyarakat umum. 

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar hingga 21 November 2021 Pagi: Hanya 1 Warga Positif Covid-19, Sembuh 5 Orang

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar hingga 19 November 2021 Pagi: 2 Warga Positif Covid-19, Sembuh 4 Orang

“Hari ini, program vaksinasi massal dilakukan di 4 Kabupaten. Sasarannya, pelajar dan masyarakat umum,” kata Kepala BIN Sumbar Hendra.

Hendra menegaskan, pihaknya akan terus menggencarkan melaksanakan program vaksinasi massal di 19 kabupaten dan kota yang ada di Sumbar, terutama di daerah yang persentase capaian vaksinasinya masih rendah.

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar hingga 18 November 2021 Pagi: 7 Warga Positif Covid-19, Sembuh Tak Bertambah

Baca juga: Nol Kasus Covid-19 di Sumbar Tak Bertahan Lama, 2 Warga Sumbar Kembali Positif Corona

Program vaksinasi massal ini, kata Hendra, sejurus dengan instruksi Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Ia meminta Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Jendral Pol (P) Budi Gunawan untuk mengerahkan kekuatan personil dan stakeholder terkait di seluruh Indonesia untuk melaksanakan program vaksinasi massal dengan pola rumah ke rumah (door to door). 

Baca juga: Update Corona Sumbar, per 9 November 2021 Pagi: Ada 5 Warga Positif Covid-19, dan Sembuh 4 Orang

Baca juga: Update Corona Sumbar hingga 8 November 2021 Pagi: Hanya 1 Warga Positif Covid-19, dan Sembuh 4 Orang

“Program vaksinasi massal yang dilakukan BIN di seluruh Indonesia ini, tidak hanya dilaksanakan di titik episentrum Covid-19 saja. Namun menyasar ke semua wilayah."

"Tujuannya agar target capaian vaksinasi dan Herd Immunity atau "kekebalan kelompok" dapat segera tercapai,” ujar Hendra. 

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar hingga Kamis 4 November 2021 : Tambah 6 Warga Positif Covid-19, Sembuh 6 Orang

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar hingga 3 November 2021 Pagi: Tambah 5 Warga Positif Covid-19, Sembuh 14 Orang

Dijelaskan Hendra, merujuk data Kementerian Kesehatan RI, persentase capaian vaksinasi di Sumbar saat ini untuk dosis pertama baru menyentuh angka 49.86 persen dan 23.93 persen untuk dosis kedua.

“Itu artinya, capaian program vaksinasi kita di Sumbar masih rendah. Masih di sekitar 50 persen."

"Ini yang akan kita upayakan. Kita akan genjot terus agar capaian vaksinasi kita tinggi,” sambung Hendra .

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar hingga Rabu 27 Oktober 2021 Pagi: 9 Warga Positif Covid-19, Sembuh 11 Orang

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar hingga 26 Oktober 2021 Pagi: Tambah 17 Warga Positif Covid-19, Sembuh 61 Orang

Hendra menambahkan, untuk mencapai target vaksinasi pihaknya akan menyasar ke daerah pedalaman yang selama ini mungkin saja belum tersentuh. 

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved