Breaking News:

Kapal Berpenumpang WNA Asal Brazil dan Uruguay Kandas di Pantai Katiet, Kepulauan Mentawai

Kapal membawa penumpang yang akan melakukan surfing kandas di Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (25/11/2021).

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Mona Triana
ist
Kapal kandas akibat dihantam ombak di Pantai Katiet, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumbar, Kamis (25/11/2021) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, MENTAWAI - Kapal membawa penumpang yang akan melakukan surfing kandas di Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (25/11/2021).

Diketahui, kapal yang kandas adalah kapal Sibon Ori warna putih dengan ukuran 25 meter.

Baca juga: Polsek Koto Tangah Amankan 3 Orang Komplotan Pencurian Komponen Kapal di Pantai Pasir Jambak

Baca juga: Wagub Audy Curhat Naiki KRI Bontang 907: Infokan! TribunPadang.com & Medsosnya, Vaksinasi di Kapal

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Akmal, mengatakan pihaknya menerima adanya kapal kandas di Pantai Katiet, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumbar.

"Kita menerima informasi sekitar pukul 09.58 WIB dari Pengelola Resort di Katie adanya kapal kandas," kata Akmal.

Baca juga: Korban Ketiga Kapal Karam di Perairan Tiku Ditemukan Selamat, Dievakuasi Langsung ke Sibolga

Baca juga: Riko Ceritakan Detik-Detik Kapal Pencari Ikannya Karam hingga Diselamatkan Nelayan di Perairan Tiku

Ia mengatakan, berdasarkan laporan tersebut diketahui bahwa kapal ini karam sekitar pukul 08.00  WIB pada koordinat 2°22'33.51"S - 99°51'53"E.

"Kapal ini membawa penumpang untuk melakukan surfing di Pantai Katiet. Namun, kapal dihantam ombak sehingga kandas di sekitar Pantai Katiet," ujarnya.

Baca juga: Kesaksian Nelayan yang Selamatkan Korban Kapal Karam di Perairan Tiku, Lihat Lambaian Tangan

Baca juga: Satu Penumpang Kapal Karam di Padang Pariaman Diselamatkan, Korban Dievakuasi di Teluk Bayur Padang

Ia mengatakan, penumpang kapal merupakan Warga Negara Asing (WNA) berjumlah 17 orang.

"ABK kapal sebanyak 6 orang, 10 orang WNA asal Brazil, dan 1 orang WNA dari Uruguay. Semua dalam kondisi selamat," katanya.

Baca juga: Kapal Pencari Ikan Karam di Perairan Tiku Agam, Satu Nelayan Ditemukan Selamat, 2 Masih Dicari

Baca juga: Tim SAR Tarik Perahu ke Muaro Padang, Setelah Kapal Nelayan Mati Mesin, dan Terombang-ambing di Laut

Dikatakannya, para penumpang dapat menyelamatkan diri sendiri secara mandiri dan dibantu oleh pihak resort serta masyarakat sekitar.

"Kita tidak turun ke lapangan, dikarenakan semua penumpang maupun ABK berhasil selamat. Namun, kami tetap berkoordinasi dan memonitor kejadian itu," katanya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved