Breaking News:

Gubernur Mahyeldi Minta OPD Terkait Beri Perlindungan kepada Korban Pencabulan di Padang

Gubernur Sumbar Mahyeldi prihatin atas pencabulan terhadap dua anak perempuan kakak-beradik yang masih di bawah umur di Padang. 

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Gubernur Sumbar Mahyeldi 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Gubernur Sumbar Mahyeldi prihatin atas pencabulan terhadap dua anak perempuan kakak-beradik yang masih di bawah umur di Padang. 

Ia memerintahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar segera mendetilkan persoalan dan segera memberi perlindungan terhadap kedua korban. 

Baca juga: Update Kasus Kakak Adik di Padang Dicabuli: Polisi Sebut Ada 2 Pelaku Lagi, yang Belum Ditangkap

Baca juga: Follow up Kakak Adik di Padang Dicabuli: Unit PPA Satreskrim Polresta Upaya Hilangkan Trauma Korban

Hal ini disampaikan Gubernur Sumbar Mahyeldi menanggapi pemberitaan marak media atas pencabulan dua anak perempuan di bawah umur di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (18/11/2021).

Gubernur Sumbar mengatakan ini peristiwa yang dilarang agama dan bertentangan budaya masyarakat Sumbar yang berlandasan Adat Basandi Syarak- Syarak Basandi Kitabullah. 

Baca juga: Polresta Padang Tetapkan 3 Orang sebagai Tersangka Terkait Dugaan Pencabulan 2 Bocah di Padang

Baca juga: Kakak Adik di Padang Dicabuli: Korban Sempat Bercerita ke Tetangga: Para Pelaku telah Berbuat Jahat

"Kita juga meminta Pemko Padang dan kepala daerah lainnya di Sumbar agar melakukan pengawasan intens soal perilaku-perilaku amoral yang tidak sesuai dengan budaya, agama di wilayah kerja masing-masing dan menindak tegas sesuai aturan yang berlaku," kata Mahyeldi. 

Gubernur juga mengapresiasi masyarakat yang melaporkan dan berterima kasih kepada pihak kepolisian yang telah melakukan tindak cepat sesuai aturan berlaku. 

Baca juga: Garin di Padang Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Polisi Tangkap Pelaku, Barang Bukti Kain Sarung

Baca juga: Pemulung di Padang Cabuli Putri Sendiri Dikenakan Undang-Undang Perlindungan Anak

"Persoalan ini amat memilukan kita, kepada semua pelaku agar dituntut sesuai aturan yang berlaku," tutur Mahyeldi.

Ia meminta semua komponen daerah, para Dai, alim ulama, forum ninik mamak dan cerdik pandai, Tigo Tungku Sajarangan dan Bundo Kanduang memberikan perhatian terhadap daerah-daerah yang rawan krisis moral seperti ini.

Baca juga: Seorang Ayah di Padang Tega Cabuli Anak Tirinya, Terungkap dari Luka Memar Dekat Mata

Baca juga: Kakek 65 Tahun di Bukittinggi Ditangkap Polisi, Diduga Cabuli Korban di Warung Milik Pelaku

Gubernur Sumbar juga mengajak masyarakat saling meningkatkan kepedulian dan memperhatikan lingkungan tempat tinggal masing-masing.

"Perlu secepatnya dilaporkan setiap kegiatan prilaku amoral kepada pihak berwajib dan menjadi perhatian kita bersama," tegas Mahyeldi. (*)
 

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved