Breaking News:

Berita Haji dan Umrah

Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah RI, Tunggu Kepastian Syarat Vaksin untuk Jemaah Umrah

Hingga saat ini belumlah ada kepastian dari pemerintah terkait pemberangkatan calon jemaah umrah Indonesia.

Editor: Emil Mahmud
Tribunnews/Muhammad Husain Sanusi/MCH2019
Masjidil Haram 

TRIBUNPADANG.COM – Hingga saat ini belumlah ada kepastian dari pemerintah terkait pemberangkatan calon jemaah umrah Indonesia.

Kendati pemerintah Arab Saudi telah mengumumkan pembukaan ibadah umrah untuk jemaah dari sejumlah negara.

Kabid Humas dan Publikasi DPP Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) , Limi Maria Goretti mengatakan masih menunggu kepastian yang bukan hanya sekadar sudah boleh umrah atau belum.

Namun, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan, utamanya yang berkaitan dengan syarat vaksin, integrasi sistem peduli lindungi dengan sistem milik pemerintah Saudi, hingga tambahan biaya akomodasi karena berkaitan dengan karantina dan test.

“Permasalahan inikan bukan hanya diberikan izin untuk datang boleh umrah, tidak semudah itu,” kata Limi saat berbincang dengan Tribun Network, Jumat (19/11/2021).

Baca juga: Pemerintah Upayakan Jamaah Bisa Berangkat Haji dan Umrah, Demi Pertimbangkan Pengusaha Travel

Contohnya terkait aplikasi peduli lindungi yang harus sinkron dengan aplikasi milik pemerintah Saudi untuk melacak bukti bahwa jemaah Indonesia sudah divaksin.

Karena salah satu syarat dari pemerintah Saudi yakni hanya menerima jemaah umrah yang sudah mendapat vaksinasi lengkap.

Baca juga: Ongkos Umrah Diprediksi Naik hingga 30 Persen, Tambah Biaya Karantina hingga Pemeriksaan PCR

Ketentuan lainnya, menunggu vaksin yang digunakan, apakah diperlukan booster bagi calon jemaah yang mendapat vaksin selain vaksin yang diperbolehkan pemerintah Saudi.

Sedangkan booster baru bisa didapatkan bulan Januari, karena booster saat ini diutamakan untuk tenaga kesehatan lebih dulu.

Jika booster dilakukan Januari, Amphuri juga perlu menunggu siapa saja yang boleh lebih dulu mendapat booster dan apakah jemaah umrah bisa mendapatkan booster lebih awal.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved