JAWABAN Apa yang akan Terjadi Apabila Pemimpin Tidak Memiliki Nilai-nilai Kepemimpinan yang Baik?
Jawaban Apa yang akan terjadi apabila para pemimpin tersebut tidak memiliki nilai-nilai kepemimpinan yang baik?
TRIBUNPADANG.COM - Menurutmu, apa yang akan terjadi apabila para pemimpin tersebut tidak memiliki nilai-nilai kepemimpinan yang baik?
Kalimat tersebut termasuk pertanyaan yang diajukan pada buku tema 7 kelas 6 halaman 31 32 33, Subtema 1 Pembelajaran 4
Pada pembelajaran ini, juga terdapat beberapa pertanyaan yang diajukan kepada siswa, sebagai berikut:
Kepada siapa saja pemimpin tersebut bertanggung jawab?
Apa yang perlu disyukuri oleh seorang pemimpin?
Pertanyaan- pertanyaan tersebut akan dijawab pada artikel ini sebagai alternatif jawaban bagi orang tua saat membimbing anak saat belajar.
Baca juga: Jawaban Tema 7 Kelas 6 halaman 27 28 29 30, Apa Sumber Daya yang Menjadi Keunggulan Negara ASEAN?
Baca juga: Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 6 Halaman 2 5 6 7 8 9 11, Apa yang Harus Dilakukan oleh Seorang Pemimpin?
Kunci jawaban tema 7 kelas 6 halaman 31 32 33, Subtema 1 Pembelajaran 4
Ayo Membaca
Hebatnya Dokter Kami
Ia adalah Dokter Rana, seorang dokter muda yang sederhana dan terampil. Ayahnya adalah mantan kepala desa kami yang telah meninggal dunia. Dokter Rana baru kembali ke desa kami dua tahun yang lalu, setelah sepuluh tahun lebih merantau ke ibukota. Ia memperoleh beasiswa di Fakultas Kedokteran dan setelah lulus ia praktik di Rumah Sakit Umum Kabupaten.
Semenjak ia pulang dan praktik di balai kesehatan desa, aku sering mendengar perbincangan warga yang heran atas keputusan Dokter Rana untuk kembali ke desa. Bukankah penghasilan sebagai dokter di kota jauh lebih besar?
Kepada ayahku, Dokter Rana bercerita bahwa cita-citanya menjadi dokter dulu muncul karena melihat kesadaran hidup sehat masyarakat desa yang sangat rendah. Sungai dipakai untuk mandi, mencuci, dan membuang hajat, lalu airnya dikonsumsi. Hasil bumi dan peternakan tidak dimanfaatkan untuk membentuk pola makan sehat. Warga lebih suka menjualnya ke kota dan uangnya digunakan untuk membeli makanan instan.
Selama praktik di kota, Dokter Rana terbayang terus kondisi desanya. Ia merasa bahwa seharusnya ilmu yang dimilikinya sebagai seorang dokter dapat bermanfaat untuk kampung halamannya sendiri.
“Jadi Pak Andri, saya ini pulang untuk memenuhi niat saya ketika menerima beasiswa, yaitu mensejahterakan warga desa tempat saya lahir dan dibesarkan,” ujar Dokter Rana pada ayahku.
Sejak pulang, Dokter Rana memang aktif membina para remaja dan keluarga muda. Ia memberikan penyuluhan tentang pentingnya mencuci tangan, memasak air, pola makan sehat, dan imunisasi. Baginya, generasi muda adalah perantara terbaik untuk menyampaikan misi meningkatkan kesadaran hidup sehat masyarakat desa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/jawaban-tema-7-kelas-6-subtema-1-pembelajaran-2.jpg)