BIN Sumbar Lakukan Vaksinasi Terhadap Lansia, Disabilitas dan Pelajar Secara Massal di Dharmasraya
Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) terus menggelar vaksinasi massal lanjutan. Salah satunya di wilayah Kabupaten
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) terus menggelar vaksinasi massal lanjutan.
Salah satunya di wilayah Kabupaten Dharmasraya.
Hal itu sebagai upaya mencapai target minimal 70 persen dari jumlah populasi atau dengan sasaran sebanyak 4,4 juta jiwa lebih pada akhir tahun 2021.
Baca juga: Gubernur Mahyeldi Klaim Masyarakat Sumbar Sudah Sadar Manfaat Ikut Vaksinasi Covid-19
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Sumbar Masih di Bawah Target, Capaian untuk Kelompok Lansia Rendah
Pada vaksinasi massal lanjutan yang digelar di SMK Negeri 1 Koto Baru, BIN Daerah Sumbar menargetkan 2.000 masyarakat umum dan pelajar untuk dapat dilakukan vaksinasi.
Dalam vaksinasi massal tersebut, BIN Daerah Sumbar juga menjumpai masyarakat disabilitas untuk dilakukan vaksinasi.
Baca juga: Sumbar Belum Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun, Kadis Kesehatan: Tunggu Surat Perintah Kemenkes RI
Baca juga: Tunggangi Sepeda Motor Kapolda Sumbar Tinjau Vaksinasi di Pasaman Barat hingga Pasaman
Hal itu agar seluruh kalangan dapat menerima manfaat dari adanya vaksin Covid-19.
"Dalam pelaksanaan vaksinasi massal lanjutan kali ini, BIN Daerah Sumbar menargetkan 2.000 orang dari seluruh kalangan masyarakat."
"Kita juga menjumpai adanya penyandang disabilitas yang mengikuti kegiatan vaksinasi ini, dan Alhamdulillah, mereka dapat merasakan manfaat dari vaksin," turur Kabinda Sumbar Hendra, Selasa (9/11/2021).
Baca juga: Capaian Vaksinasi di Lima Daerah Sumbar Masih Rendah, termasuk Agam dan Mentawai
Baca juga: Sumbar Andalkan Vaksinasi Terpusat Tingkatkan Jumlah Masyarakat Tervaksin
Selain mengejar capaian vaksinasi di Sumbar, Hendra mengungkapkan, kegiatan vaksinasi tersebut digelar untuk dapat mencapai "Herd Immunity" atau kekebalan komunal di Sumatera Barat.
Sehingga kegiatan masyarakat, khususnya dalam sektor perekonomian dapat kembali normal, masyarakat bisa kembali bekerja seperti biasa.
Baca juga: Panglima TNI dan Kapolri Pantau Vaksinasi di Gor H Agus Salim Padang, Berlangsung saat Guyuran Hujan
Baca juga: Sumbar Optimis Bisa Capai Vaksinasi 70 Persen di Akhir Tahun 2021
Lebih lanjut ia mengimbau kepada seluruh kalangan masyarakat untuk dapat divaksin, terlebih mendekati akhir tahun ini, guna mencegah terjadinya potensi gelombang ketiga, yakni jenis varian baru Covid-19.
"Kita harus bersiap-siap terhadap potensi Gelombang ketiga Covid-19, karena jenis Virus varian baru bernama Delta Plus (AY 4.2) menular lebih cepat dibandingkan varian Delta."
"Hal ini sedang menimpa wilayah Eropa maupun Asia. Dengan menggencarkan vaksinasi di Sumatera Barat, Insya Allah kita tentu lebih siap, terutama apabila herd immunity telah tercapai,"urai Hendra.
Baca juga: Capaian Vaksinasi di Sumbar Naik hingga 37,44 Persen, Gubernur Sumbar Mahyeldi: Ini Luar Biasa
Selain itu menurutnya, berita hoaks tentang vaksinasi yang beredar di masyarakat merupakan perbuatan orang-orang yang tidak bertanggung jawab, orang-orang yang memperkeruh suasana.
Pihaknya mengajak para penyebar hoaks untuk sadar, dan jangan meracuni masyarakat dengan hanya untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.
Baca juga: Pengunjung Mifan Waterpark Divaksinasi, Difasilitasi Polres Padang Panjang dan Nakes Puskesmas
BIN Daerah Sumbar terus mendorong seluruh pihak agar dapat menggelar vaksinasi.
"Kami juga mengimbau kepada seluruh kalangan masyarakat, mari ikuti vaksinasi Covid-19, datangi fasilitas kesehatan terdekat, gerai terdekat yang menggelar vaksinasi,"tutup Hendra. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/badan-intelijen-negara-bin-daerah-provinsi-sumatera-barat.jpg)